Diatas kertas, bukan hal sulit bagi Borneo FC untuk menambah tiga angka mengingat calon lawan mereka datang dengan kondisi sedang tidak baik-baik saja, dipermalukan PSS Sleman di kandang 1-4 dan terpuruk di dasar klasemen.
Saat ini posisi kedua tim ibarat langit dan bumi, Borneo FC di posisi teratas dengan 57 angka sedangkan The Guardians baru mengemas 15 poin dengan jumlah laga sama, 25 pertandingan.
Meski diunggulkan, namun pelatih Borneo FC Pieter Huistra mengingatkan anak asuhnya untuk tidak jemawa dan focus di laga nanti, apalagi ada nama Radja Nainggolan di tim tamu yang jadi jaminan laga bakal berlangsung ketat.
“Bhayangkara FC mempunyai beberapa pemain yang memiliki kualitas yang baik, kami harus mewapadai mereka karena banyak mengalami perubahan setelah jendela transfer lalu. Pemain mereka memiliki banyak pengalaman," kata Huistra dilansir dari laman borneofc.id Senin (26/2/2024) hari ini
Bhayangkara adalah tim yang seringkali membuat kejutan di beberapa pertandingan terakhir dan memiliki pelatih yang juga berpengalaman. "Kami harus melihat itu, respek dengan lawan dan pemain harus tahu apa yang bisa dilakukan di atas lapangan,” tegasnya.
Pria asal Belanda itu bisa mengandalkan komposisi pemain yang hampir sama saat menghadapi Persikabo 1973 lalu. Felipe Cadenazzi dan Stefano Lilipaly bakal ditopang Muhammad Sihran Amarullah sementara Kei Hirose pengatur serangan dengan Nadeo Argawinata masih jadi pilihan utama di bawah mistar gawang.
Sihran sendiri menegaskan kalua tiga poin merupakan harga mati Borneo FC saat berlaga di kandang. "Persiapan melawan Bhayangkara tidak ada masalah. Meski main di Balikpapan, sama saja kendang kami, apapun yang terjadi kami harus kerja keras demi mendapatkan tiga poin," ujar Sihran yang baru saja mendapat penghargaan sebagai pemain terbaik versi Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) ini.
Sekadar diketahui, pelatih Bhayangkara FC saat ini pernah dua kali menangani Borneo FC, musim 2018-2019 dan 2020-2021. Hanya saja saat saat melatih yang kedua kalinya pelatih asal Argentina itu hanya sempat menjalani lima laga sebelum akhirnya diputus kontrak oleh manajemen tim dari Kota Tepian.
PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN:
BORNEO FC (4-3-3): Nadeo Argawinata; Fajar Fathur Rahman, Diego Michiels, Leo Guntara, Silvério Silva; Wiljan Pluim, Adam Alis, Kei Hirose; Muhammad Sihran, Felipe Cadenazzi, Stefano Lilipaly.
BHAYANGKARA FC (4-2-3-1): Muchamad Aqil Savik; Putu Gede, Anderson Salles, Marcelo Herrera, Muhammad Rochman; Radja Nainggolan, Zulfahmi Arifin; Witan Sulaeman, Matías Mier, Dendy Sulistyawan, Júnior Brandão.
Editor: Aspian Nur