Bagaimana tidak, berlaga bukan di kandang sendiri setelah Stadion BJ Habibie di Parepare, Sulawesi Selatam direnovasi, Juku Eja membungkam tamu mereka Persita Tangerang di home base baru mereka tersebut dengan skor 4-0 yang semua gol dicetak dua pemain, Adilson Gancho Dasilva dan Kenzo Nambu.
Kehadiran masyarakat dari Sulawesi Selatan di stadion yang jadi markas tim Liga 3 Persiba Balikpapan itu seolah jadi suntikan motivasi tinggi bagi anak asuh Bernardo Tavares.
Baru berjalan 8 menit, PSM sudah unggul 1-0 lewat gol Adilson Gancho Dasilva memanfaatkan kesalahan pemain belakang Persita. Kenzo Nambu menggandakan skor menit 28 dan dua gol tanpa balas pun bertahan hingga berakhirnya babak pertama.
Memasuki babak kedua PSM menambah skor lewat gol Kenzo Nambu menit 55. Pendekar Cisadane, julukan Persita Tangerang, semakin terpuruk setelah Adilson mencetak gol kedua menit ke 63 dan bertahan hingga bubaran.
Usai laga, Bernardo Tavarez mengaku senang dengan tiga poin yang diraih anak asuhnya. Kehadiran suporter jadi motivasi tersendiri bagi Pasukan Ramang.
"Saya berterima kasih kepada suporter, bukan cuma orang Sulawesi ke stadion namun juga orang Balikpapan datang ke stadion. Kerja keras pemain juga luar," kata Tavares.
"Tiga poin ini penting, setidaknya kami bisa menjauh dari zona degradasi. Persoalan naik kepapan atas kami tetap rendah hati dan harus fokus ke pertandingan selanjutnya," ujar pria asal Portugal itu.
Sementara pelatih Persita Tangerang Divaldo Alves mengaku mengaku kecewa dengan kekalahan ini dan menilai ada beberapa kesalahan yang mesti dibenahi. Meski timnya saat ini tengah berada dipapan bawah namun Alves optimistis untuk bisa menjauh dari zona degradasi dengan fokus pada pertandingan selanjutnya.
"Saya tetap bangga dengan seluruh pemain. Perjuangan masih panjang dan kami akan terus berjuang sampai kompetisi selesai," ucap Alves.
Editor: Aspian Nur