“Kami baru menelan kekalahan dari Arema FC cukup menyakitkan dan memukul kami karena di kandang kami. Tentu kami tidak ingin pulang dengan tidak membawa poin, paling tidak kami menargetkan untuk satu poin dari sini (Bogor, Red),” ujarnya.
Yudi mengaku waerpada dengan kebangkitan PS TNI, sebab belum merasakan manisnya kemenangan di tujuh laga beruntun. “PS TNI juga baru saja mengalami kekalahan saat melawan Persela. Tentu mereka tidak ingin terpuruk di kandang. Itu yang paling kami waspadai,” tutur Yudi.
Optimisme juga diungkapkan gelandang Mitra Kukar M Bachtiar. Pemain asal Kecamatan Loa Janan, Kukar ini menegaskan dirinya bersama rekan-rekannya yang lain sudah siap menghadapi dan optimistis bisa mencuri poin dari PS TNI.
“Persiapan kita sudah cukup bagus, saya dan teman-teman sudah siap mengambil poin karena sudah banyak kehilangan poin di kandang,” ungkapnya. Lanjut dikatakan, “Semua pemain PS TNI patut diwaspadai, yang penting kita fokus dengan kekuatan kita, lebih disiplin dan kerja keras lagi,” tegasnya.
Sedangkan dari kubu tuan rumah menegaskan siap menghadapi Mitra Kukar setelah melakukan evaluasi menyeluruh pascakekalahan dari Persela. Pelatih mereka yang baru, Rudy Eka Priyambada mengaku sudah mengetahui kelemahan dan kelebihan Mitra, setelah melakukan analisa sebelumnya.
“Kita main sebagai tuan rumah, pokoknya ambisinya kita harus menang, bermain seperti hal yang biasa, “press”, keras dan lebih pintar bermain bola. Pemain harus fokus dan konsentrasi,” sebut mantan Pelatih Celebes FC ini. (ale)