Gol Uzbekistan tercipta melalui Ersanov Sherzoo pada menit ke-93. Tertinggal satu gol, Garuda Muda keluar menyerang. Sebetulnya, Indonesia berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-110. Sayang, gol tersebut dianulir wasit karena Ramadhan Sananta di posisi offside, seusai menyundul bola umpan tendangan bebas Rizky Ridho.
Indonesia selanjutnya mendapat kerugian, seusai Hugo Samir yang masuk sebagai pemain pengganti mendapat kartu merah menit ke-112. Ia mendapat kartu merah setelah menyikut pemain Uzbekistan.
Uzbekistan mendapat gol kedua melalui tendangan Sherzoo pada menit ke-120+2, usai memanfaatkan umpan tarik. Skor 2-0 untuk kemenangan Uzbekistan hingga laga usai.
Indra Sjafri berterima kasih kepada para pemain. Ia pun membeberkan alasan mengapa timnya bisa kalah. "Ini pertandingan terakhir kami di Asian Games. Pertama, saya mengucapkan terima kasih atas perjuangan pemain. 2x45 menit mereka berjuang sampai perpanjangan waktu," kata Indra Sjafri dilansir dari laman PSSI.
"Saya juga mengucapkan terima kasih kepada para klub yang telah melepas pemainnya ke Timnas Asian Games, meskipun ini bukan agenda resmi FIFA. Sekali lagi terima kasih. Sebenarnya pertandingan tadi berjalan sesuai game plan. Para pemain fokus terhadap pergerakan pemain Uzbekistan. Tetapi, di sepakbola, ada error, error itu dimanfaatkan dengan baik oleh Uzbekistaan. Saya mohon maaf kepada masyarakat Indonesia, semua pemain berusaha melakukan pencapaian yang lebih dari Asian Games lalu (2018), di mana kita juga masuk ke babak 16 besar. Pemain fokus mencoba pencapaian yang lebih baik, anak-anak berjuang maksimal. Tapi hasilnya belum bisa," paparnya.
Editor: Aspian Nur