Pelatih berusia 52 tahun itu menorehkan sejarah dan catatan positif, membawa dua level timnas ke Asia, tepatnya membawa timnas senior ke Piala Asia 2023 dan membawa timnas U-20 ke Piala Asia U-20 2023 dan terbaru timnas U-23 ke Piala Asia 2024 tahun depan.
Torehan istimewa karena STY membawa tiga level timnas lolos ke turnamen Asia melalui jalur kualifikasi dan tanpa jalur tuan rumah sekaligus jadi bukti sepakbola Indonesia telah berkembang lebih baik.
STY percaya diri Pratama Arhan dkk bisa bersaing di putaran final Piala Asia U-23 2024 di Qatar, 15 April sampai 3 Mei 2024 mendatang yang bakal diisi negara-negara terbaik Asia, setelah lolos ke putaran final untuk pertama kalinya sepanjang sejarah usai memenangkan partai pamungkas Grup K kualifikasi Piala Asia U-23 2024 dengan skor 2-0 melawan Turkmenistan U-23, di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Selasa (12/9/2023) malam tadi. Dua gol Indonesia dicetak oleh Ivar Jenner pada menit ke-40, dan Pratama Arhan pada menit ke 90+2. “Saya berani bicara, Indonesia cukup bisa bersaing di Piala Asia (U-23 2024) nanti,” kata STY dilansir dari Antaranews.com Rabu (13/9/2023) pagi ini.
Keyakinan itu dengan sebuah catatan yaitu pemain-pemain Indonesia yang memperkuat klub luar negeri, Elkan Baggot (Ipswich Town), Ivar Jenner (Jong FC Utrecht), Rafael Struick (ADO Den Haag), Marselino Ferdinan (KMSK Deinze), dan Pratama Arhan (Tokyo Verdy) mendapatkan izin dari klub-klubnya untuk membela Garuda Muda pada periode tersebut.
“Masalahnya hanya seperti Ivar, Rafael, Elkan atau Arhan, pemain abroad apakah bisa dilepas klub atau tidak? Itu yang sangat penting di April tahun depan. Jika bisa dipanggil semuanya, saya berani dan yakin menerima tantangan agar tampil lebih baik lagi,” tegas STY.
Mengenai laga melawan Turkmenistan U-23, STY mengatakan puas dengan permainan anak-anak asuhnya meskipun ada beberapa peluang yang disia-siakan, seperti halnya tiga peluang yang didapat Rafael Struick yang berawal dari situasi lemparan ke dalam Pratama Arhan.
“Secara keseluruhan memang isi pertandingan sangat baik, jadi saya ingin memberikan pujian kepada para pemain. Hanya yang disayangkan, ada beberapa peluang tidak bisa dimanfaatkan dengan baik, seperti peluang Rafael dan lainnya,” ujar Shin.
Timnas U-23 Indonesia menyelesaikan dua laga kualifikasi Piala Asia U-23 2024 dengan sempurna, meraih dua kemenangan dari dua laga, mencetak 11 gol, dan tanpa kebobolan gol.
Dari dua laga ini, kolektivitas gol Indonesia terbagi rata yang artinya semua pemain dapat mencetak gol dan tidak tergantung pada kemampuan striker.
Hal itu terbukti dari 11 gol yang ada dicetak oleh sembilan pemain, yaitu Marselino Ferdinan (2 gol), Pratama Arhan (2 gol), Ramadhan Sananta, Witan Sulaeman, Rafael Struick, Ivar Jenner, Elkan Baggot, Ilham Rio Fahmi, dan Hokky Caraka.
“Memang filosofi sepak bola yang saya miliki bukan striker yang harus cetak gol. Jadi selain kiper, siapa pun bisa mencetak gol dengan perubahan posisi. Jadi saya selalu tegaskan apalagi saat latihan saya membuat pemain fokus agar siapa pun bisa cetak gol,” sebut STY.
Sementara Ivar Jenner mengaku sangat senang mencetak gol debut untuk Merah Putih. Gol yang dicetak pemain 19 tahun itu begitu vital. Pasalnya, pada menit-menit sebelumnya, Indonesia cukup kesulitan menembus pertahanan Turkmenistan asuhan pelatih Agamyradov Ahmet tersebut. “Saya rasa ini pertandingan yang sangat bagus dan saya sangat senang bisa mencetak gol,” kata Ivar.
“Turkmenistan lawan yang lebih bagus dibanding Chinese Taipei. Kami menunjukkan permainan yang bagus, jadi sangat senang bisa lolos ke Piala Asia,” kata pemain kelahiran 10 Januari 2004 tersebut.
Pada laga melawan Turkmenistan, Ivar bermain sebagai gelandang tengah bersama dua pemain lainnya yaitu Marselino Ferdinan dan Arkhan Fikri.
Sementara pelatih Turkmenistan U-23 Agamyradov Ahmet menilai lawannya dapat berbicara banyak di putaran Piala Asia U-23 2024 mendatang. “Indonesia punya kualitas tim sangat bagus. Mungkin itu tergantung pada undiannya. Karena setahu saya, tim Indonesia akan menempati posisi pertama saat drawing,” jelas Agamyradov.
Agamyradov menilai tim Indonesia yang diasuh Shin Tae-yong itu menampilkan permainan yang bagus. Hal ini membuatnya berekspektasi besar dan mengatakan Indonesia di Piala Asia U-23 2024 nanti bisa mencapai semifinal dan menjadi salah satu tim yang dapat lolos ke Olimpiade Paris 2024. “Tim Indonesia menyiapkan taktik yang bagus. Mungkin bisa lolos ke semifinal,” kata Agamyradov lagi.
Agamyradov menjelaskan penyebab timnya menelan kekalahan 0-2 dari Indonesia. Menurutnya, salah satu pemainnya yang ditarik keluar karena cedera pada awal babak pertama (7’) yaitu Priyev Ruslan menjadi salah satu penyebabnya.
Kekalahan ini membuat Turkmenistan gagal lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2024 dan secara tim menurun, karena pada edisi sebelumnya, Piala Asia U-23 2022 mampu lolos ke putaran final sampai lolos ke perempat final.
“Saya ingin mengatakan tentang tim tahun lalu (Piala Asia U-23 2022), itu adalah tim yang berbeda. Beberapa pemain, ya, bermain di tim itu, tapi tim itu lebih kuat dari tim ini (kualifikasi Piala Asia U-23 2024),” tutup Agamyradov.
Editor: Aspian Nur