Namun menghadapi Bajul Ijo, Pesut Etam dipastikan tanpa delapan pemain utama mereka yang memperkuat timnas Indonesia, baik senior maupun U-23, yaitu kiper Nadeo Argawinata dan Daffa Fasya, duo gelandang Stefano Jantje Lilipaly-Adam Alis Setyano, bek Komang Teguh, Muhammad Taufany Muslihuddin dan Fajar Fatur Rahman serta pemain Vietnam Win Naing Tun.
Tanpa diperkuat beberapa pemain pilar, Pieter Huistra tetap percaya diri namun mengingatkan anak asuhnya berpuas diri mengingat kiprah mereka di Liga 1 masih sangat panjang. “Kami pergi ke setiap pertandingan sekarang untuk mencoba memenangkannya. Jadi untuk pertandingan terdekat lawan Persebaya, kami mencoba untuk menang. Mari lihat bagaimana pertandingan berjalan, kami akan bermain dan akan melakukan improvisasi,” tegas Huistra dilansir dari laman resmi klub.
“Persiapan jelang lawan Persebaya kami jalankan dengan baik. Menghadapi Persebaya jadi pertandingan penting karena ini laga tandang dan tantangan besar bagi kami,” tegas Huistra.
Sementara itu dari kubu Persebaya, pemain asing asal Asia, Song Ui-young yang akan memperkuat negaranya Singapura dalam dua pertandingan melawan Tajikistan dan Taiwan masih berkesempatan membela tim yang saat ini ditangani pelatih Uston Nawawi.
Song akan membela Singapura melawan Tajikistan pada 8 September lalu melawan Taiwan pada 12 September. Setelah lawan Borneo, Persebaya baru akan tanding lagi pada 17 September melawan Madura United. Tidak ada yang bentrok yang membuat Son tetap bisa bermain di Surabaya.
Bermain di kandang sendiri, Song yakin Bajol Ijo bisa meraih poin penuh. ”Bagi saya, laga ini sangat penting. Karena itu saya sangat termotivasi untuk membawa tim menang dan meraih tiga poin. Dan kami semua pemain sudah melakukan persiapan dengan sangat luar biasa. Kami akan melakukan yang terbaik untuk dapat tiga poin,” tegas Song.
Editor: Aspian Nur