Hattrick kekalahan bagi anak asuh Bima Sakti yang pada dua laga uji coba sebelumnya menghadapi Barcelona Juvenil A dan Kashima Antlers U-18 kalah dengan skor 0-3 dan 2-3.
Atas kekalahan dari Korsel malamt adi, Bima Sakti mengakui kalau timnya memang lebih difokuskan untuk menguji pertahanan. "Kami memang fokus ke pertahanan, dua pekan kami berlatih memperkuat pertahanan dan dua pekan latihan serangan,” jelas Bima usai pertandingan malam tadi.
Untuk sektor serangan, Bima mengingatkan dibutuhkan kecocokan diantara para pemain. Keberadaan Arkhan Kaka yang dimasukkan sebagai pemain pengganti pada babak kedua juga belum banyak membantu karena sang pemain belum lama bergabung di timnas U-17.
Bima mengakui pemainnya beberapa kali melakukan kesalahan yang tidak perlu dan berpotensi merugikan timnya. Untuk itu, ia dengan bantuan Frank Wormuth dan tim kepelatihan akan terus memperbaiki kesalahan-kesalahan itu saat timnas U-17 melakukan pemusatan latihan di Jerman September bulan depan.
"Memang tadi saya mengingatkan ke pemain, memang juga ada disampaikan Pak Erick (Thohir) kami banyak kesalahan-kesalahan yang tidak perlu dan kesalahan-kesalahan individu dan itu yang menjadi pembelajaran buat kita ke depannya," ucap Bima.
Tim besutan Bima memang masih akan menjalani sejumlah pertandingan ujicoba di Jerman sebelum menghadapi ajang besar Piala Dunia U-17. Bima meyakini bahwa pemain-pemain yang dimainkan pada pertandingan ujicoba melawan Korsel dapat disebut sebagai kerangka tim untuk turnamen akbar yang akan berlangsung November mendatang.
"Untuk pemain-pemain yang main melawan Korsel di babak pertama maupun kedua, ya itulah menjadi tulang punggung di tim ini. Kerangka tim kami," tegasnya.
Editor: Aspian Nur