"Kami sudah diskusi juga dengan Frank (Wormuth, Konsultan pelatih Timnas U-17), dengan tim pelatih untuk pertandingan besok dan sepakat bukan hanya ingin menang, tapi paling tidak melihat apa yang sudah didapatkan saat Latihan selama ini," kata pelatih Indonesia U-17, Bima Sakti.
Bima Sakti mengindikasikan dirinya bakal menurunkan semua pemain saat menghadapi Korsel. Saat ini skuad Garuda Asia berkekuatan 31 pemain, namun satu yaitu Jehan Pahlevi mengalami cedera.
“Kemungkinan nanti malam kami akan coba pemain yang berbeda, kemudian di babak kedua nanti akan coba semua pemain," ujar Bima.
Menurut Bima, penting memberikan menit bermain kepada semua pemain supaya mereka siap ketika dibutuhkan. "Di Piala Dunia U-17 nanti pasti banyak saja masalah, misalnya kartu kuning dua kali, akumulasi kartu, kemudian cedera. Jadi kami harus mempersiapkan pengganti," tutur Bima Sakti.
Sebelumnya, Indonesia U-17 sempat melakoni dua uji coba internasional di Bali menghadapi Barcelona Juvenil A dan Kashima Antlers U-18. Tim Merah-Putih menelan kekalahan di dua pertandingan tersebut, masing-masing dengan skor 0-3 kontra Juvenil A dan 2-3 versus Kashima Antlers.
Sementara itu, kapten Indonesia U-17, Muhammad Iqbal Gwijangge berjanji akan memberikan 100 persen kemampuannya, meski laga melawan Korea Selatan U-17 berstatus sebagai uji coba. Dia ingin menguji hasil latihan yang sudah dijalaninya sejak 10 Juli 2023.
"Kami jadikan ukuran sejauh mana bisa bermain melawan tim-tim besar nanti di Piala Dunia. Melawan Korea Selatan saya berharap support doa dan dukungannya dari masyarakat Indonesia agar di pertandingan besok bisa mendapatkan hasil yang terbaik dan Insya Allah saya pastikan semua pemain akan memberikan yang terbaik," tegas Iqbal.
Sementara itu sehari jelang laga malam ini, pemain Indonesia U-17 menyempatkan menonton pertandingan Piala Dunia FIBA 2023 di Indonesia Arena Jakarta Selasa (29/8/2023) malam tadi.
Mereka menonton pertandingan terakhir Grup H antara Kanada melawan Latvia di area kursi skybox Indonesia Arena Gelora Bung Karno Jakarta dipimpin Bima Sakti.
Para pemain muda Indonesia yang juga akan berlaga di Piala Dunia FIFA U-17 itu mendapatkan sorotan dan sambutan meriah dari seisi Indonesia Arena di tengah-tengah pertandingan piala dunia bola basket.
Selain para pemain Timnas Indonesia, ada pula para pelatih timnas Indonesia senior seperti Shin Tae-Yong dan Indra Sjafri yang ikut menonton pertandingan bola basket di pinggir lapangan.
Shin dan Indra memenuhi undangan Anggota Dewan Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) Erick Thohir dan menonton pertandingan laga Kelly Olynyk dkk dari dekat.
Berbeda dengan para pemain timnas, para Kepala Pelatih Timnas Indonesia itu menonton dari tepi lapangan yang awalnya juga ditemani oleh Ketua PSSI sekaligus Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo.
Shin dan Indra baru pertama kali mengunjungi Indonesia Arena dan menganggap menonton pertandingan bola basket sebagai hiburan.
"Ya ini baru pertama kali datang, jadi sangat menantikan pertandingannya. Sebelumnya saya tahu Indonesia Arena adalah Lapangan G (lapangan sepakbola) tapi lalu diganti venue basket. Sekarang saat sudah jadi, kelihatan sangat baik tujuannya," kata Shin.
Editor: Aspian Nur