Tuan rumah The Guardians justru mengalami hal sebaliknya, ditumbangkan PSS Sleman 1-3 dan terjerembab di posisi 17 klasemen dengan hanya meraih sekali kemenangan dalam delapan laga yang sudah dilewati.
Karena itulah tim tamu wajib waspada dengan kebangkitan dan ambisi besar Bhayangkara Presisi FC meraih kemenangan kedua dengan tujuan memperbaiki posisi di klasemen
Meski demikian catatan tersebut tidak dapat dijadikan patokan karena situasi dan kondisi saat ini berbeda dengan sebelumnya.
Pelatih Borneo FC Pieter Huistra menjelsakan timnya memiliki waktu persiapan yang cukup jelang lagaini dan mewaspadai sang lawan.
"Bhayangkara adalah lawan yang berbahaya, ada pemain bagus dan pelatih yang berpengalaman. Tapi kami selalu melihat kepada diri kami. Kami selalu ingin membuat diri kami lebih baik lagi. Kami bisa membuat kesempatan lebih banyak lagi pada laga away. Besok, kami akan mempunyai kesempatan untuk melakukan itu," ucap Pieter dilansir dari laman Liga 1 hari ini.
Meski segan dengan tuan rumah, namun Borneo FC ditegaskannya tidak ingin menyerah untuk mencuri poin.
"Secara umum, saya sangat senang dengan pertumbuhan dan perkembanngan dari tim, dan ini baik. Kecuali satu sanksi yang didapat Silverio, semua dalam kondisi baik. Jadi, saya rasa kami siap," tegasnya.
Sementara gelandang Borneo FC Adam Alis mengaku persiapan timnya saat ini sedang bagus dan memiliki kepercayaan diri yang bagus setelah menang dikandang pekan lalu.
"Kalau dari pemain kami berharap raih hasil positif lagi setelah kemarin di kandang mendapatkan kemenangan dan mudah-mudahan disini bisa kembali raih hasil positif," harap Adam.
“Tidak mudah melawan Bhayangkara karena mereka juga pasti inging memberikan yang terbaik dan kemenangan untuk laga nanti. Saya juga berharap pertandingan nanti bisa berjalan dengan seru dan bagus dan dipimpin dengan wasit yang bagus," sebutnya.
Dalam 6 pertemuan terkahir antar kedua kesebelasan tersebut, Bhayangkara FC lebih unggul dan belum pernah terkalahkan dengan mengantongi 3 kali menang dan 3 imbang. Sementara Borneo FC tanpa kemenangan, 3 kali kalah dan 3 imbang. Musim lalu Bhayangkara Presisi FC bermain imbang 2-2 dengan Borneo FC di putaran pertama lalu menang 3-1 pada putaran kedua.
Pelatih Bhayangkara Presisi FC Emral Abus mengungkap dua sosok pemain Borneo FC yang perlu diwaspadai dalam lagan anti. “Kami tahu Borneo FC adalah tim yang besar dan kuat, pelatihnya juga dari Belanda pernah menjadi direktur teknis timnas juga, tentunya pelatih yang berkualitas dan juga pemain-pemainnya bagus-bagus,” kata Emral.
“Dari semua lini harus kami waspadai, baik itu dari sektor kanan, sektor kiri, perpindahan antara Stefano Lilipaly dan Terens Puhiri, itu yang menjadi skala prioritas agar bagaimana gawang kami tidak kebobolan,” ungkap Emral Abus.
“Kami sudah menyiapkan bagaimana taktik untuk bisa memenangkan pertandingan dan dari mana menyerang. Namun pemain-pemain lain juga harus kita waspadai, bukan hanya dua itu saja,” tegas Emral.
Sementara kiper Bhayangkara Presisi FC Awan Setho Raharjo mengaku optimistis mereka bisa mengalahkan tim tamu. “Kami sangat antusias untuk pertandingan melawan Borneo, yang jelas kami tak mau kekalahan itu sebagai kebiasaan,” ujar Awan Sheto
Editor: Aspian Nur