Jelang laga melawan RANS malam nanti, pelatih Borneo FC Pieter Huistra menegaskan tekad anak asuhnya untuk menjaga marwah Stadion Segiri, tak terkalahkan dan meraih tiga poin kemenangan.
“Tentu sebagai tuan rumah kami tidak kehilangan poin, imbang hasil merugikan apalagi kalah. Karena itu kami harus fight menghadapi RANS untuk meraih kemenangan,” tegas Huistra.
Huistra sudah menyiapkan pemain terbaik di laga ini, minus Silverio Junior yang terkena hukuman Komisi Disiplin PSSI atas dugaan pelanggaran yang dilakukannya pada pekan kedua Liga 1 melawan Bali United. "Hanya Silverio yang tak bisa bermain, kami juga mengkritik hukuman untuk Silverio karena diberikan sehari menjelang kami menghadapi RANS di pekan keenam padahal insiden terjadi di pekan kedua. Tentu ini sangat tidak adil bagi kami,” tegasnya.
Sementara pelatih RANS Eduardo Almeida menegaskan timnya akan berusaha memberikan perlawanan saat menghadapi Borneo FC.
Diketahui kekalahan terakhir yang diderita Borneo di kandangnya terjadi musim lalu. Bhayangkara menjadi tim terakhir saat mengalahkan Pesut Etam dengan skor 3-1 di Liga 1 2022/2023 pada 25 Februari.
“Tim ini sangat hebat di kandang, tetapi kami di setiap pertandingan selalu berusaha dan percaya untuk kemungkinan meraih tiga poin," kata Eduardo.
"Jadi kami datang ke laga ini dengan kepercayaan diri. Kami tahu ini sulit, namun kalau Anda tidak bisa percaya, lebih baik ada di rumah saja," imbuhnya.
Ada empat pemain RANS yang tak bisa bermain di laga nanti. Meski begitu Eduardo tetap yakin dengan skuad yang dibawanya ke Kota Tepian dan setidaknya bisa menahan imbang tuan rumah. "Kami ke sini dengan skuad terbaik yang kami miliki. Secara keseluruhan, tim dalam kondisi bagus meski ada yang harus absen," ujarnya.
Editor: Aspian Nur