Peminjaman Rabbani dan Andy bukan tanpa alasan, karena di skuat Pesut Etam ada persaingan ketat sehingga memberikan kesempatan pemain muda mencari pengalaman di klub lain dengan harapan bisa mendapat jam bermain lebih banyak.
Manajer tim Dandri Dauri saat dikonfirmasi membenarkan peminjaman kedua pemain tersebut.
“Rabbani dan Andy Harjito bukannya tak punya kualitas. Sebagai pemain muda, mereka sudah membuktikan bagaimana kemampuan mereka, khususnya Andy Harjito yang beberapa kali mendapat kesempatan bermain bahkan mencetak gol di tim senior,” ujar Dandri dilansir dari laman borneofc.id Jumat (23/6/2023) hari ini.
Andy sendiri memang sempat menjadi tumpuan di sisi sayap saat beberapa pemain senior mengalami cedera musim lalu. Namun musim ini Andy harus bersaing keras dengan Stefano Lilipaly, Terens Puhiri, Sihran Amarullah serta pemain anyar asal Myanmar, Win Naing Tun.
Sementara Rabbani sempat membela timnas kelompok umur saat dipersiapkan bermain ke Piala Dunia U-20 yang akhirnya batal dimainkan di Indonesia. Sebagai seorang striker, Rabbani harus bersaing dengan Matheus Pato, Nur Hadianto dan pemain lain semacam Jelle Goselink dan Stefano Lilipaly yang bisa diplot sebagai striker.
“Kami berharap Andy dan Rabbani bisa berkembang lebih baik di masa peminjamannya. Lebih bagus lagi jika mereka bisa menembus tim utama. Pengalaman di tim lain, kami harapkan semakin mematangkan keduanya dari sisi teknik, terutama mental mereka nantinya,” Dandri mengakhiri.
Dengan dipinjamkannya Rabbani dan Andy, Borneo FC saat ini sudah memiliki 29 pemain dan jumlah itu dirasa sudah cukup. Pelatih kepala Pieter Huistra memastikan tak lagi memerlukan tambahan pemain karena komposisi saat ini sudah dianggap sangat cukup.
“Saya memastikan pemain saat ini sudah cukup dari sisi jumlah dan tentu saja mereka semua punya kualitas. Untuk penambahan pemain saya pastikan tak ada,” sebut Huistra.
“Kami sudah memiliki tim bagus dan mempunyai energi positif. Ini sangat penting. Jadi, semua orang senang bersama-sama, ini yang paling penting. Jadi, inilah komposisi yang kami butuhkan. Kemudian, kami harus berani, kami harus bekerja keras dan kami harus percaya bahwa kami bisa membuat musim yang sangat baik,” tegas pria asal Belanda itu.
Editor: Aspian Nur