Pemain bernama lengkap Matheus Antonio Souza dos Santos itu digadang jadi pencetak gol terbanyak alias top skor di Liga 1 musim 2022/2023 karena sampai saat ini sudah menorehkan 25 gol, berselisih tiga gol dari penyerang Persib Bandung David Da Silva.
Sebelumnya di pekan ke-33 lalu, Pato dan Da Silva sama-sama mengemas 23 gol, namun tambahan dua gol Pato ke gawang RANS Nusantara FC Minggu (9/4/2023) malam kemarin dimana Borneo FC menang telak 4-2 di Stadion Segiri membuat Pato melesat keposisi teratas daftar top skor.
Kepastian pemain asal Brasil berusia 28 tahun mempertahankan posisi top skor ditentukan di markas PSM Makassar pekan depan. “Insha Allah kalau Allah mengizinkan, Pato jadi top skor dan mengangkat trofi itu di Makassar,” ujar manajer Borneo FC Dandri Dauri.
Saat Borneo FC menghadapi PSM yang bersiap selebrasi juara di depan pendukung sendiri, Persib Bandung akan mengakhiri kompetisi musim ini dengan menjamu Persikabo 1973 dan jadi kans besar David Da Silva menambah pundi gol hanya saja setidaknya harus mencetak tiga gol untuk merebut gelar top skor tersebut dari Pato.
Kalau pun Pato tak mampu menjebol gawang PSM hal yang sama terjadi pada Da Silva, gelar top skor tidak akan lepas dari genggaman pemain kelahiran Rio Branco itu.
Kehebatan Pato menjebol gawang lawan harus diakui melebih David Da Silva, karena musim ini pemain bertinggi 185 sentimeter berharga Rp6,95 Miliar per musim itu menorehkan tiga kali hattrick, menghadapi Madura United, PSIS Semarang dan Bali United, sementara sisanya rata-rata dua gol lahir dari kaki dan kepala Pato.
Terlepas dari posisi Pato yang diambang jadi top skor, Borneo FC sendiri dipastikan kokoh di posisi 4 klasemen akhir apa pun hasil dari laga melawan PSM. Dengan poin 57, Bali United di posisi kelima sudah tak mungkin mengejar raihan poin Pesut Etam dan sulit mengejar Persija Jakarta diurutan ketiga dengan 60 poin.
“Sejujurnya kami tidak berharap ada di posisi ini (posisi keempat), karena harusnya bisa lebih baik, tapi ini sudah usaha maksimal dan terbaik yang dilakukan pemain,” ujar Dandri lagi.
Hanya saja Dandri yakin dan percaya kalau Borneo FC bisa mewujudkan mimpi masyarakat Samarinda, juara Liga 1. “Kami berterima kasih kepada masyarakat Samarinda dan sekitarnya yang konsisten mendukung kami. Kami akan membayar semua itu dikompetisi berikutnya, jadi juara,” tegas Dandri.
Editor: Aspian Nur