Kemenangan ini disambut suka cita kubu tamu, sebab sejak jauh hari Pelatih Persija Stefano Cuggura menargetkan kemenangan dari tuan rumah. Pelatih yagn akrab disapa Teco ini menilai anak asuhnya memiliki kebugaran yang lebih bagus karena memiliki masa recovery yang lama, selama 11 hari.
“Melawan Mitra Kukar kita punya 11 hari sebuat latihan buat istirahat setelah kita main lawan Persela. Ini pertandingan penting buat Persija, karena di putaran pertama kita unggul 1-0 tapi Mitra mampu mencetak gol di menit akhir. Jakmania (suporter Persija, Red.) sangat sedih waktu itu,” tuturnya.
Teco memberikan apresiasi dan sekalgus mengucapkan selamat terhadap anak asuhnya, yang telah memberikan kekalahan perdana untuk Mitra Kukar di hadapan publik Kukar sendiri.
“Sebelum pertandingan saya bicara dengan pemain kita harus kerja keras agar tidak kalah disini (Aji Imbut, Red.). Kita tahu Mitra Kukar tim yang kuat di kandang, tapi hari ini pertama kali mereka kalah,” tuturnya, usai laga.
Sementara itu Pelatih Mitra Kukar Yudi Suryata mengaku sangat kecewa dengan kekalahan tersebut, terlebih lagi pertandingan tersebut adalah laga perdananya sebagai pelatih tim kesayangan Mitra Mania ini.
“Hasil ini sebenarnya sangat mengecewakan saya. Kehilangan poin di kandang ini membuat kami harus berusaha mencari penggantinya di luar kandang, itu strategi kita,” ujarnya.
Setelah ini Mitra Kukar akan menghadapi tim dari ujung timur Indonesia, Perseru Serui, pada Kamis (14/9) pekan depan. (ale)