Borneo FC dikalahkan Persikabo 1973 dengan skor 2-3 sementara Persita takluk 0-1 dari Madura United. Karena itulah keduanya mengusung misi yang sama dimana tuan rumah memerlukan poin tambahan untuk mendekati Madura United yang mengemas 22 poin di puncak klasemen, selisih empat poin dengan Borneo yang itu artinya tambahan tiga angka belum bisa membuat mereka menggusur Laskar Sapeh Kerap namun PSM Makassar yang mengemas 17 poin, Persija (17) dan Persita (15) bisa menyalip Hendro Siswanto dkk.
Sementara bagi tim tamu, mereka ingin mencuri poin di Kota Tepian demi merayakan hari jadi ke-69 dimana kemenangan akan menjadi kado special bagi anak asuh Alfredo Vera.
"Kami tahu satu hal, ketika kami melekat satu sama lain, bekerja sebagai satu tim dan juga dukungan dari fans kami di Samarinda, kami tidak akan takut dengan siapapun dan kami bisa mengalahkan tim manapun di Indonesia," tegas Milomir Seslija, pelatih Borneo FC dalam sesi jumpa pers petang kemarin.
Playmaker Borneo FC Hendro Siswanto sangat termotivasi mengakhiri laga lawan Laskar Cisadane dengan angka penuh.
Pemain yang pernah membela Persiba Balikpapan dan Arema FC tersebut mengatakan, hasil positif seolah menjadi kewajiban bagi seluruh pemain. Karena menurutnya jika gagal mengamankan tiga angka, maka tim-tim lain di bawah Borneo FC bakal menyalip. "Kami semua dalam tim tim ingin bangkit. Kami harus menang di kandang demi terus berada di posisi papan atas," ujar Hendro.
Hendro sangat mewaspadai kekuatan tim tamu yang dilatih Alfredo Vera. Berada di peringkat 6 klasemen, menjadi bukti tamu bukan lawan mudah dikalahkan. “Pastinya kami berharap dukungan suporter datang ke Stadion Segiri. Sebab kehadiran suporter sangat kami butuhkan untuk mengangkat semangat dan mental serta jadi motivasi kami memenangkan pertandingan,” ujar Hendro lagi.
Hal sama diungkapkan bek Leo Guntara. "Jelas kami ingin bangkit untuk pertandingan selanjutnya lawn Persita. Kekalahan dari Persikabo kami jadikan pelajaran untuk bisa terus berkembang dan tetap berada pada jalur di mana seharusnya kami berada,” ujar Leo.
"Kami berjuang bersama di atas lapangan pertandingan demi bisa memenangkan setiap pertandingan yang kami jalani. Persita adalah tim kuat. Acuannya jelas, mereka kini berada di papan atas klasemen sementara,” beber pemain di posisi bek kiri ini.
Sementara Persita membawa 25 pemain ke Samarinda tanpa ada yang cedera. Pencetak gol utama Persita seperti Dimas Drajad, Ezeguel Vidal dan Wildan Rhamdani dalam kondisi siap melakoni pertandingan melawan Borneo FC.
Sebagai arsitek tim, Angel Alfredo Vera mengakui kemampuan para pemain Borneo FC sebagai lawan yang tangguh dan sulit ditaklukkan saat bermain di kandang.
"Kami harus profesional, ketika kami melakoni pertandingan tentunya harus ada target bisa meraih poin meskipun dengan upaya dan kerja keras para pemain di lapangan," kata Alfredo.
Mantan pelatih Persipura Jayapura tersebut mengaku telah menjalani persiapan untuk pertandingan dengan baik dan tinggal momentum saat pertandingan yang diharapkannya bisa berjalan sesuai dengan rencana pelatih.
Sementara Elisa Basna berjanji akan berjuang keras saat pertandingan agar bisa meredam ambisi tuan rumah untuk memenangkan pertandingan. " Kami tau lawan memiliki materi pemain sang bagus, namun itu semua bukan ukuran dalam pertandingan, kami harus optimis dan bekerja keras demi meraih poin di Samarinda," kata pemain asal Papua itu.
Editor: Aspian Nur