Saat ini ada Madura United memimpin klasemen dengan 19 poin, selisih satu dengan Borneo FC di posisi kedua dan Bali United di urutan ketiga yang sama-sama mengantongi 18 angka.
Karena itulah tambahan tiga poin sangat penting didapatkan Borneo FC karena selain bisa mengkudeta Laskar Sapeh Kerap juga bisa berselisih dua poin dari sang rival.
Milomir Seslija menegaskan anak asuhnya sudah mempersiapkan diri dengan baik jelang laga malam nanti. Kei Hiroshe yang sempat absen pada pertandingan melawan Persis Solo kemungkinan juga sudah bisa tampil setelah mendapat akumulasi kartu kuning.
“Pastinya semua tim ingin memenangkan pertandingan tetapi kami harus membangun rencana untuk bisa menang dan menyiapkannya menghadapi tim yang sangat bagus," ucap Milo dalam sesi jumpa perse bersama media sore kemarin.
Diakui pria asal Bosnia itu, laga melawan Persikabo 1973 bakal jadi pertandingan yang berat dan bakal menguras banyak energi. "Kami mungkin akan menghabiskan banyak energi kalau ingin menang," paparnya. "Kami menghadapi tim yang kuat dan pemain harus mewaspadai kebangkitan Persikabo di depan pendukung mereka,” ucap Milo.
Milo berharap kekompakan seluruh pemain terus terjaga "Semua tim saat ini sangat ingin mengalahkan kami, karena itu kami harus tetap kompak. Kuncinyaadalah kerja sama tim yang efektif dan bermain dengan impresif. Semua pemain dalam kondisi terbaik jelang pertandingan nanti," tegasnya.
Kehadiran Vladimir Vujovic sebagai Technical Director di Borneo FC disebut Milo semakin memperkuat Pesut Etam. "Jelas kehadiran Vlado bisa membuat tim lebih kuat karena visi kami adalah kebersamaan,” tutupnya.
Sementara pelatih Persikabo 1973, Djajang Nurdjaman meminta anak asuhnya mewaspadai pergerakan pemain Borneo FC.
"Secara materi pemain Borneo FC dipenuhi pemain bintang, dan kami memang kalah mentereng," ungkap Djanur. “Tapi "Kami sudah menyiapkan antisipasi meredam agresifitas tim lawan dan kami sudah mempelajari bagaimana mereka bermain," imbuhnya.
Persikabo sendiri tak pernah menang dalam empat pertandingan terakhir mereka dimana Dimas Drajat dkk mencetak hattrick kekalahan beruntun dengan sekali imbang. "Secara psikologis memang kami kalah beruntun, tapi kami akan berupaya bangkit dan kondisi pemain dalam keadaan yang baik," jelas Djanur.
Editor: Aspian Nur