Borneo FC mengemas satu kemenangan dan sekali kalah, mengantongi nilai 3, sementara Persib dari dua kali bertanding berimbang imbang sekali dan kalah sekali.
Pertandingan sangat penting bagi kedua tim untuk menaikkan motivasi dan percaya diri. Kalua bisa meraih poin sempurna, Borneo FC setidaknya masih nyaman di papan atas, sementara untuk Persib pelatih Robert Rene Alberts dalam sorotan tajam dan bukan tak mungkin kehilangan jabatan kalau anak asuhnya kembali tumbang.
Dilansir dari laman borneofc.id Kamis (4/8/2022) hari ini, asisten pelatih Borneo FC Miftahudin Mukson menegaskan tekad Diego Michiels dan pemain lainnya untuk tampil maksimal demi tambahan tiga angka.
“Kami main di kandang sendiri, tentu saja harus tampil maksimal sejak menit awal sampai akhir untuk mengejar kemenangan,” tegas Miftah.
Miftah mengakui calon lawan di pekan ketiga Liga 1 nanti sangat berat dan dipastikannya Borneo FC tak melihat hasil dua pertandingan tim dari Kota Kembang itu karena setiap pertandingan akan berbeda situasinya.
“Semua tahu sejarah dan prestasi Persib. Tapi dalam sepakbola tim yang paling siap di lapangan akan memenangkan pertandingan. Kami harus mewaspadai mereka yang ingin bangkit di Segiri,” paparnya.
Borneo FC bakal tampil tanpa kiper utama Angga Saputro yang cedera dan pelatih Milomir Seslija harus melihat siapa yang paling siap antara Shahar Ginanjar atau Dwi Kuswanto untuk jadi kiper utama.
Menurut Miftah, secara psikis memang absennya Angga berpengaruh besar pada kekuatan tim. “Kalau dibilang berpengaruh, saya pastikan pasti iya. Tetapi tim ini dipersiapkan dengan komposisi lengkap di semua pos. Artinya pemain pengganti pun punya kualitas,” ujar Miftah.
Soal absennya Leo Guntara di bek kiri, Miftah mengatakan hal tersebut tak akan mengubah karakter tim. Irsan Lestaluhu yang diturunkan saat lawan Barito Putera, disebut sudah bermain bagus.
“Tanpa Leo dalam 2 laga tidak akan membuat katrakter tim ini berubah. Bahkan akan semakin membuat sektor kiri tim semakin kuat dari evaluasi pertandingan terakhir lawan Barito Putera,” paparnya.
Mengenai kondisi Javlon Guseynov dan Jonathan Bustos, masih dilihat di latihan terakhir nanti. Sedangkan kondisi Sultan Samma sudah dipastikan tak bisa bermain melawan Persib.
Phisioterapi Borneo FC Wildan menjelaskan, cedera yang dialami Sultan bisa dibilang parah karena gelandang Pesut Etam tersebut merasa sakit jika menginjakkan kaki.
“Saat ini kami sudah melakukan tindakan MRI untuk mengetahui pastinya tentang cedera Sultan. Saat ini sedang inflamasi dan belum bisa menumpu untuk kaki yang cedera,” jelas Wildan.
Wildan berharap hasil MRI tak ditemukan masalah besar pada cedera Sultan. Sebab meski bukan pilihan utama dalam tim, Sultan menjadi salah satu solusi jika tim buntu dalam melakukan penyerang saat bertanding.
Di awal musim ini, Sultan sendiri belum mendapatkan menit bermain. Saat Borneo FC menang di pekan pertama lawan Arema FC, Sultan hanya masuk dalam daftar susunan pemain (DSP), namun tidak dimainkan sama sekali. Di Piala Presiden lalu, Sultan pun hanya sesekali dipercaya turun untuk memperkuat lini tengah.
“Sekarang kami berharap Bustos benar-benar pulih agar kami dari tim pelatih bisa memaksimalkan pemain yang ada,” pungkasnya.
Editor: Aspian Nur