Itu sebabnya rencana uji coba yang telah disusun Darwis menjadi berantakan, setelah gagal diselenggarakan pada Selasa (5/9) lalu, karena daerah Tenggarong diguyur hujan lebat. Darwis mengaku tidak ingin mengambil resiko jika harus memainkan laga tersebut.“Rencana uji coba batal karena hujan lebat. Saya tidak berani gelar uji coba lagi takutnya tanggal 7 sudah main. Solusinya kami cuma games internal saja,” tutur pelatih yang pernah berseragam Sriwijaya FC dan PSM Makassar semasa masih aktif bermain sepak bola ini.
Meski demikian, Darwis menegaskan anak asuhnya sudah siap bersaing dengan tim-tim lainnya yang tergabung di Grup 3 pada putaran kedua Liga 1 U-19 2017. Darwis mengklaim pemain Mitra Kukar junior sudah siap bertanding. “Sekarang sudah masuk tahap pemantapan dan anak-anak sudah siap untuk bertanding,” sebutnya.
Sejauh ini, ada empat pemain baru yang masuk pada jeda kompetisi. Keempat pemain tersebut diantaranya Aldi dari Tenggarong, Virlo serta Wowo dari Bontang dan terakhir Rizal. Keempat pemain tersebut menggantikan empat pemain yang keluar. “Ada empat pemain baru menggantikan dua pemain yang mundur karena alasan sekolah, dan dua pemain lainnya dicoret lantaran tidak berkembang selama putaran pertama lalu,” pungkas pelatih yang sempat membawa Mitra Kukar U-21 ke partai final ISL U-21 2014 ini. (ale)