Borneo FC akan menjamu Arema FC di Stadion Segiri Minggu (24/7) petang nanti dalam laga pembuka mereka musim ini dan manajer tim Borneo FC Dandri Dauri menegaskan tim saat ini fokus untuk kompetisi kasta tertinggi di Tanah Air tersebut.
“Pemain sudah diminta untuk melupakan hasil final Piala Presiden 2022 karena tantangan sesungguhnya ada di depan mata, yakni kompetisi Liga 1 yang lebih berat,” tegas Dandri.
Dandri mengibaratkan kalau turnamen pra musim kemarin Borneo FC hanya menemui dua kali laga final, maka di kompetisi Liga 1 setiap pertandingan adalah final mengingat poin penuh harus terus didapatkan untuk mewujudkan misi berada di papan atas di akhir musim.
Tiga laga awal Pesut Etam sendiri sangat berat, karena harus menghadapi tiga tim raksasa di Indonesia. Setelah Arema FC ada Persib Bandung dan Persebaya jadi lawan selanjutnya di kendang yang akan berlangsung tanggal 7 dan 19 Agustus mendatang dengan Barito Putera jadi lawan tandang pada 30 Juli akhir bulan ini dan Persik Kediri pada 13 Agustus.
“Itulah mengapa saya bilang setiap pertandingan menjadi sebuah final. Sebab kami bertemu lawan yang sudah benar-benar siap berkompetisi,” ujar Dandri lagi.
Saat ini pemain masih diberi kesempatan beristirahat setelah menjalani turnamen pra musim yang melelahkan. Beberapa pemain yang cedera memulihkan kondisi, satu diantaranya adalah Jonathan Bustos yang sempat mengalami masalah di bagian otot paha.
Editor: Aspian Nur