Kondisi seluruh penggawa Pesut Etam yang dalam performa terbaik membuat pria asal Bosnia itu harus memikirkan siapa yang masuk starter eleven melawan Barito Putera nanti.
“Kondisi pemain semuanya bagus. Terus terang saya tak bisa tidur karena semua pemain bisa dimainkan. Ini problem bagi saya dan saya akan menentukannya dalam mimpi,” canda Milo dilansir dari laman borneofc.id hari ini.
Kalua pada laga pertama melawan Madura United Milo menempatkan Matheus Pato di pos sayap kiri dan M SIhran di kanan untuk menopang kerja Nur Hadianto sebagai striker tunggal, maka di laga kedua kehadiran Fano dan Terens bakal mengubah formasi di lini serang.
Fano bakal berada di sayap kiri. Sedangkan Terens belum pasti diturunkan sejak menit awal karena Sihran dan Arya Gerryan masih dalam kondisi bagus.
Karena itulah Milo akan menentukan komposisi tim beberapa jam jelang kick off.
Kemenangan pada pertandingan nanti wajib bagi anak-anak dari Kota Tepian karena bisa membuat mereka memuncaki klasemen menggusur Laskar Antasari kendati RANS Nusantara yang menghadapi Persija Jakarta di pertandingan kedua malam nanti ada kemungkinan menyalip andai menang dari Macan Kemayoran.
“Kami tahu Barito Putera merupakan tim yang bagus dan akan tampil dengan maksimal. Saya tahu pemain saya sangat ingin bermain dan mereka akan berjuang untuk itu (menang),” tegas Milo.
Fano mengaku dirinya siap bermain. Menurutnya, Barito Putera adalah tim berkualitas, jadi pemain ujarnya tahu apa yang harus dilakukan di lapangan.
“Kami siap bermain dan yang terpenting adalah, kami harus bisa membawa hasil bagus untuk pertandingan,” ujar Fano.
Mantan pemain Bali United ini mengatakan, ada satu pemain di kubu lawan yang harus diwaspadai, yakni Rizky Pora. Menurutnya, Rizky punya kualitas passing dan crossing yang sangat baik.
“Rizky Pora selalu menjadi pemain yang berbahaya. Saya telah bermain bersamanya bertahun-tahun selama berada di tim nasional, jadi saya tahu dia,” ungkapnya.
Editor: Aspian Nur