Dengan “skuat mewah”, 13 pemain alumni AFF ditambah pemain abroad alias yang berlaga di luar negeri, sejatinya Tim Merah Putih bisa disebut hampir komplit.
Nyatanya, mereka belum mampu menguasai jalannya pertandingan bahkan terlalu mudah kehilangan bola.
Miss passing, miss control sering terjadi dan ironisnya tak ada serangan berbahaya ke gawang lawan.
“Bukan hasil yang kita harapkan. Tidak hanya kalah gol, tapi kalah segalanya. Laga lawan Vietnam sudah selesai, tapi SEA Games masih berlanjut, masih ada laga lainnya. Keberanian untuk introspeksi dan kecerdasan dalam mengevaluasi akan menentukan hasil 3 laga berikutnya. Tetap semangat anak muda, jangan menyerah, masih ada 9 poin yang bisa direbut,” tulis mantan pelatih timnas Indonesia Fakhri Husaini di media sosial Instagram miliknya usai pertandingan malam tadi.
Sebelum kekalahan ini, Shin Tae-yong sudah meminta panitia cabang olahraga sepak bola putra SEA Games 2021 berlaku adil pada skuatnya setelah mereka mendapatkan lapangan tempat latihan yang sangat buruk.
"Kami seharusnya diperlakukan secara 'fair play'. Saya merasa kami dirugikan selama berlatih di Vietnam," ujar STY usai pertandingan malam tadi.
Shin Tae Yong menyebut lapangan latihan yang dipakai oleh anak-anak asuhnya tidak lebih baik kualitasnya daripada lapangan sekolah dasar (SD).
Pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu bahkan mengatakan dirinya tidak pernah melihat lapangan seburuk itu dalam 30 tahun kariernya di dunia sepak bola.
Meski begitu, STY tetap memberikan selamat kepada Vietnam. "Selamat buat Vietnam," ucapnya. "Tapi harus saya tekankan kalau ada tiga kesalahan dari wasit, yang mana seharusnya offside, namun wasit diam saja. Itu yang membuat kami kalah, mereka memanfaatkan itu dan mencetak gol," katanya lagi.
“Jujur permainan semalam gak ada polanya. Build up serangan selalu putus di lini tengah. Entah salah passing atau lost control. Kebanyakan dari kesalahan sendiri. Tapi saya sudah meminta kepada pemain untuk bangkit di pertandingan kedua,” tutupnya.
Kekalahan membuat Indonesia berada di peringkat keempat klasemen sementara Grup A, di atas tim juru kunci Timor Leste yang pada laga sebelumnya ditundukkan Filipina 0-4.
Posisi ketiga dihuni Myanmar yang belum bertanding, kemudian Vietnam mengisi tangga kedua dengan tiga poin. Puncak klasemen dihuni Filipina yang unggul selisih gol dari Vietnam.
Indonesia U-23 akan menghadapi Timor Leste pada laga kedua Selasa (10/5/2022) malam pekan depan.
Editor: Aspian Nur