Hal ini disampaikan Nabil Husein Said Amin, Presiden Borneo FC dilansir dari laman resmi borneofc.id Jumat (15/4/2022) hari ini.
Emir sebelumnya merupakan pelatih fisik di Sarajevo U-17 dan U-19 di Bosnia Herzegovina, pernah jadi pelatih di FK Sarajevo Youth dan pelatih fisik di FK Olimpik Sarajevo, klub Liga Utama Bosnia Herzegovina.
Dikatakan Nabil, kedatangan Emil yang berusia 30 tahun itu jelas sangat diharapkan mampu mengangkat kekuatan fisik pemain Pesut Etam. Namun ia berharap kejadian seperti musim lalu tak terulang, dimana kompetisi sempat mengalami beberapa kali penundaan.
“Penundaan kompetisi jelas memengaruhi kinerja pelatih. Saat fisik pemain sudah dalam peak performance-nya, kompetisi malah diundur. Itu juga membawa dampak pada kinerja pelatih kepala dalam menjalankan program latihan,” terang Nabil.
“Yang pasti kami percaya kompisisi pelatih saat ini ini akan membuat Borneo FC semakin tangguh, memperbaiki apa yang kurang dari musim lalu," sebutnya.
Mengenai komposisi pemain, Nabil mengaku dalam waktu dekat akan mengumumkannya. Saat ini manajemen terus memburu tanda tangan pemain bidikan. "Kami akan segera melengkapi kompisisi pemain. di pos mana yang perlu ditambal, akan kami benahi. Yang posnya sudah cukup, sebisa mungkin tetap kami carikan pelapis,” sebut Nabil.
“Kompetisi mendatang tak kalah ketatnya dengan musim lalu. Kami mohon doa dari masyarakat Samarinda untuk semua perjuagan yang kami lakukan, karena kami berjuang untuk nama baik kota yang kita cintai,” harap Nabil
Borneo FC memang tidak banyak melakukan perubahan pada komposisi pemain untuk musim 2022/2023. Hanya 10 persen komposisi pemain lama berakhir masa kontraknya.
Editor: Aspian Nur