Untuk kedua kalinya di Liga 1 musim 2021/2022, tim dari Ibu Kota Negara (IKN) baru dan lama itu akan bentrok di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali pada pekan ke-30 Kamis (10/3/2022) malam besok.
Ada aroma dendam yang digaungkan Persija jelang laga ini. Bagaimana tidak, mereka harus menanggung malu karena kalah pada putaran pertama tepat sehari setelah perayaan hari jadi alias Ulang Tahun ke-93 pada 29 November 2021 lalu dengan skor 1-2. Gol Marko Simic dibalas Fransisco Torres dan Wawan Febrianto.
Jelang pertemuan kedua besok, kondisi kedua tim dalam performa berbeda. Borneo menang 2-0 dari Persela Lamongan sementara Persija dikalahkan Bali United 1-2, hal mana yang membuat pertemuan nanti jadi penting, karena kalau Borneo menang jarak mereka semakin menjauh dan kokoh di urutan ke-6 sementara kalau kalah potensi Persija menggusur sang rival terbuka lebar.
Borneo Fc sendiri masih dalam euphoria hari jadi mereka yang ke-8 pada 7 Maret lalu dan bukan tak mungkin Persija bisa membalas dendam dengan merusak perayaan tim dari Kota Tepian itu.
“Persija saya pastikan ingin membalas kekalahan pada putaran pertama dan saya pastikan kami sudah siap menghadapi mereka,” tegas Dandri Dauri, manajer Borneo FC dilansir dari laman borneofc.id Rabu (8/3/2022) hari ini.
Selain mengusung misi balas dendam, Persija juga berusaha bangkit setelah menelan kekalahan atas Bali United di pekan 29 lalu.
“Kami tahu Persija adalah tim besar dan mereka akan tetap seperti itu sampai kapan pun. Tapi kami tak mau posisi kami tergeser di klasemen. Kami sudah sulit menembus papan atas, jadi setidaknya kami bisa mempertahankan posisi kami di tempat yang ada sekarang,” tegasnya.
Sementara gelandang bertahan Borneo FC Wahyudi Setiawan Hamisi mengakui setiap pertemuan dengan Persija selalu menghadirkan pertandingan ketat. Namun diyakininya kemenangan bisa diraih Pesut Etam sekaligus menjauhkan diri dari persaingan.
"Menang lawan Persija bakal membuat jarak dengan pesaing di bawah semakin melebar dan itu adalah tujuan kami saat ini," ujar pemain yang akrab disapa Koko tersebut.
Dikatakan Koko, Persija sudah pasti ingin bangkit setelah menelan kekalahan atas Bali United. Secara materi, Persija disebutnya punya kemampuan merata di semua lini.
"Persija adalah lawan sulit dan mereka jelas punya motivasi lebih setelah pertandingan terakhinya kalah. Ini jadi kewaspadaan kami untuk tidak lengah dan kerja keras pastinya," beber Koko.
Namun ia memastikan semangat para pemain Borneo FC juga tengah bagus-bagusnya, usai mengakhiri tren negatif setelah gagal menang di tiga pertandingan terakhir.
"Motivasi kami sedang dalam kondisi yang bagus. Yang jelas kami sedang bergembira karena masih dalam perayaan ulang tahun tim. Semoga kami bisa memberi kado indah,” pungkas Koko.
Editor: Aspian Nur