Ketua Panitia Pelaksana Liga 1 Askab PSSI Kukar Joni AB kepada Korankaltim.com Senin (21/2/2022) hari ini menjelaskan, sampai saat ini pertandingan yang dipusatkan di Stadion Rondong Demang, Tenggarong tanpa penonton berlangsung aman dan lancar.
"Yang pasti dari babak penyisihan yang sudah dilaksanakan, Alhamdulillah pertandingannya lancar, tidak ada insiden yang terlalu tinggi yang menyebabkan potensi kerusuhan dan lain halnya, tidak ada," kata Joni.
Joni menyadari pada babak delapan besar fase gugur atau knock out ini tentu tensi permainan sedikit akan tinggi mengingat semua peserta liga berlomba-lomba ingin menjadi kampiun.
"Dalam permainan pasti harus siap menang dan siap kalah serta pasti ingin mencapai puncak semua. Kami dari panitia sejak penyisihan terus mengingatkan kepada tim dan ofisial tim itu yang diutamakan adalah respect dan fair play-nya, semua peserta sudah mengerti semua," papar Joni.
Ketua Askab PSSI Kukar H Ardinansyah secara terpisah menegaskan gelaran Liga 1 Askab PSSI Kukar ini sebagai bentuk komitmen pihaknya dalam memfasilitasi seluruh klub selaku anggota Askab untuk menyelenggarakan turnamen.
Diharapkan gairah sepakbola dan pembinaan tetap terjaga meskipun saat ini masih suasana kondisi Pandemi Covid-19.
"Kompetisi amatir liga 1 Askab ini marwahnya tetap pembinaan, karena dalam setiap pertandingan, masing-masing tim wajib memainkan lima orang pemain U20. Diikuti 18 tim babak penyisihan dibagi empat grup, ada dua grup diisi empat tim dan ada dua grup yang diisi lima tim. Akhir pekan ini sudah pertandingan fase knock-out delapan besar," tegas Haji Nan sapaan akrab Ardinansyah.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur