Namun bukan pekerjaan mudah, mengingat PSM sedang berambisi untuk menghindari jeratan degradasi yang mengancam mereka.
Borneo FC kini menduduki peringkat 6 sementara PSM kini menduduki peringkat 10 dengan raihan 28 poin. Kemenangan dari Persikabo jadi yang pertama sejak Fakhri jadi pelatih setelah di 3 laga sebelumnya hanya meraih 1 poin.
Karena itulah Borneo FC secara khusus tak mau hanya meramaikan persaingan papan tengah karena melihat ada kans ke papan atas.
Persaingan cukup ketat dan sebenarnya kami tertinggal cukup jauh dari tim papan atas. Tapi tidak ada yang tahu soal apa yang terjadi kemudian. Terus terang saja tim ini punya potensi bersaing di papan atas," kata manajer Tim Borneo FC, Dandri Dauri dilansiar dari laman Borneofc.id hari ini.
Sementara Fakhri menyatakan dirinya terus melakukan evaluasi di setiap pertandingan. Dari tiga laga terdahulu, Fakhri menilai mereka terlalu banyak membuang peluang mencetak gol. “Faktanya di tiga laga terakhir kami hanya bisa buat empat gol. Dua gol dari set pieces dua gol dari open play," sebut Fakhri.
Padatnya jadwal kompetisi menurut Fakhri membuat mereka tak bisa menyelesaikan masalah ini dengan cepat. Borneo FC harus bermain dalam empat hari sekali.
"Syukur kami kemarin telah melakukan latihan finishing juga sebelum lawan Persikabo. Saya membuat latihan khusus untuk finishing sehingga kami bisa mencetak dua gol, semoga melawan PSM itu bisa terulang,” harapnya.
Selain soal penyelesaian akhir, Fakhri juga menyatakan bahwa mereka masih harus memperbaiki organisasi pertahanan. Menurut dia, hal itu sangat penting karena PSM Makassar yang akan menjadi lawan mereka dikenal memiliki kekuatan dalam menggempur pertahanan lawan.
"Kami juga memperbaiki organisasi pertahanan, kami melihat PSM juga tim yang bagus dalam menekan pertahanan lawan," kata pelatih yang pernah membawa Timnas U-16 meraih gelar juara Piala AFF U-16 itu.
Pria kelahiran Lhokseumawe, Aceh, itu juga menyatakan telah mengantongi kekuatan PSM Makassar dengan menyaksikan beberapa pertandingan skuad Juku Eja terakhir. Dia mengaku telah memiliki gambaran beberapa pemain PSM yang patut mereka waspadai.
Akan tetapi Fakhri menyatakan tak akan memberikan penjagaan khusus kepada para pemain PSM Makassar.
"Kami tetap berkeyakinan yang perlu dijaga adalah pemain yang berada di dekat kotak pertahanan kami. Tidak ada penjagaan khusus, tetapi kami akan fokus kepada semua pemain yang masuk ke area pertahanan kami," pungkasnya.
Sementara pelatih PSM Joop Gall mengakui sudah mempersiapkan komposisi terbaik timnya jelang duel malam nanti.
Memiliki pemain yang sedang bersemangat dan percaya diri, bagi Gall, sangat membantu saat masa persiapan yang ada sangat pendek. "Persiapan yang kami lakukan sama seperti laga lainnya. Kami memang tidak punya banyak waktu untuk mempersiapkan diri. Tapi kami selalu melakukan analisa tersendiri yang saya harapkan bisa membuat tim berkembang," ucap Gall.
Borneo FC tak memiliki masalah berarti terhadap kondisi para pemainnya. Bisa bermainnya lagi Javlon Guseynov usai menjalani skorsing menjadi kabar bagus bagi skuad Pesut Etam jelang pertandingan.
Di sisi lain, PSM masih akan mengandalkan mayoritas pemain lokal di laga ini, seperti Ilham Udin, Rizky Eka maupun pemain senior Zulkifli Syukur.
PSM MAKASSAR: Hilman Syah; Zulkifli Syukur, Hasim Kipuw, Ganjar Mukti, Abdul Rachman; Muhammad Arfan, Willem Jan Pluim, Delvin Rumbino; Rizky Eka, Ilham Udin, Yakob Sayuri.
Pelatih: Joop Gall
BORNEO FC: Gianluca Pandeynuwu; Marckho Meraudje, Javlon Guseynov, Wildansyah, Leo Guntara; Kei Hirose, Hendro Siswanto, Jonathan Bustos; Muhammad Sihran, Fajar Fathur Rahman, Francisco Torres.
Pelatih: Fakhri Husaini
Editor: Aspian Nur