Ya, setelah secara mengejutkan ditinggal pelatih asal Bosnia Risto Vidakovic, secara mengejutkan pula manajemen tim dari Kota Tepian memilih pria kelahiran Aceh yang namanya dibesarkan PKT Bontang itu untuk memimpin tim mengarungi sisa kompetisi Liga 1 Putaran Kedua yang berlangsung di Bali.
Fakhri yang berhasil meloloskan tim PON XX/2021 Aceh lolos ke final di Papua dan membawa Persiba Balikpapan ke fase 8 Besar Liga 2 musim 2020/2021 lalu dipastikan bersama Borneo FC hingga musim ini berakhir dengan opsi perpanjangan kontrak di musim depan.
"Alhamdulilah Bang Fakhri bakal memimpin skuad Borneo FC," tegas Presiden Klub Borneo FC Nabil Husien Said Amin. "Alasan utama kenapa kami memilih Bang Fakhri karena di skuad Borneo FC saat ini diisi banyak pemain muda. Saya ingin pemain muda bisa berkembang dan sukses seperti saat Bang Fakhri menangani timnas usia muda," papar Nabil lagi.
Nama Fakhri Husaini memang sudah tak asing bagi pecinta sepakbola di Benua Etam. Mantan gelandang timnas Indonesia itu pernah menangani tim PON XVII Kaltim di tahun 2008 lalu dan sukses membawa Sultan Samma dkk meraih medali perunggu. Sultan sendiri saat ini masih bersama skuat Borneo FC sehingga kehadiran Fakhri jadi reuni bagi dirinya.
Fakhri Husaini juga sempat melatih Timnas Indonesia Indonesia U-16 dan Timnas Indonesia U-19. Ketika mengasuh Timnas Indonesia U-16, dia sukses membawa Bagus Kahfi dan kawan-kawan juara Piala AFF U-16 2018.
Lebih jauh Nabil mengatakan target selanjutnya Borneo FC adalah berada di papan atas. “Borneo FC akan berusaha setiap musimnya dalam bermain di papan atas dan itu memerlukan kerjasama yang baik di dalam tim,” tegas Nabil.
Editor: Aspian Nur