Dalam sesi press conference sebelum pertandingan, pelatih kepala Borneo FC Risto Vidakovic mengeluhkan masalah recovery untuk pemainnya.
"Ini menjadi minggu yang sulit bagi kami karena waktu latihan yang cukup singkat. Kami melakukan istirahat lalu bersiap untuk laga berikutnya. Tak banyak waktu untuk bekerja. Hanya recovery dan persiapan untuk laga selanjutnya itu tak cukup. Jadi saya pikir apa yang kami lakukan adalah untuk meraih kemenangan dan kamu hanya akan berbicara tentang laga. Tetapi realitanya di lapangan sangatlah sulit," kata Risto dikutip dari laman resmi Borneofc.id hari ini.
"Saya rasa mereka (Madura United) adalah tim yang bagus. Mereka banyak berkembang di laga terakhir. Saat ini mereka bermain lebih kompak, menjadi kuat dan berbahaya. Saya rasa ini akan menjadi laga yang sulit bagi kami," lanjutnya.
Pemain Borneo FC Jonathan Bustos mengamini masalah waktu recovery yang diungkapkan sang pelatih. Namun dirinya enggan berkecil hati lantaran tiga poin menjadi target tim untuk mencapai happy ending.
"Agak sulit untuk melakukan persiapan karena waktu yang tak cukup dan kamu baru melewati waktu recovery. Tapi kami sudah siap, kami bermain bagus saat bermain lawan Arema dan kami harus melanjutkan itu. Tim bermain bagus dan kami berharap bisa bermain bagus lagi nanti," tegas pemain asal Argentina ini.
Sementara itu tim berjuluk Pesut Etam ini bertekad meraih kemenangan dan mempersembahkan hasil tiga angka itu untuk H Said Amin, Pembina Borneo FC yang tak lain adalah ayah dari Nabil Husien.
Said Amin merayakan hari lahirnya pada 12 Desember dua hari lalu. Kado kemenangan sudah pasti sangat spesial bagi Borneo FC buat pembina mereka malam nanti.
“Pertandingan penutup putaran pertama memang tak mudah, karena kami menghadapi Madura United. Tapi kami ingin memberikan hasil terbaik, sekaligus mempersembahkan kado buat ayah dari presiden tim ini,” ujar Wahyudi Hamisi, gelandang bertahan Borneo FC.
Menurut pemain yang akrab disapa Koko tersebut, kekalahan atas Arema FC semakin memotivasi seluruh pemain untuk menang. "Ya, pertandingan terkahir memang mengecewakan. Kami seharusnya bisa menyelesaikan pertandingan dengan membawa poin. Tapi sudalah, itu cerita kemarin dan sekarang kami ingin punya baru yang tentunya lebih baik," jelas Koko.
Editor: Aspian Nur