Sejatinya harapan Persija sempat terbuka saat Marko Simic berhasil menaklukkan penjaga gawang Borneo FC Gianluca Pandeynuwu lewat sundulan menit ke-20.
Namun tak cukup hanya ambisi besar, karena perjuangan Pesut Etam mampu menyulitkan Persija sampai akhirnya dibabak kedua duo Motta, Yann dan Marco, melakukan kesalahan, dimana sepakan Yann mengenai tangan Marco berbuah penalty.
Francisco Torres sukses mengeksekusi penalty membuat skor imbang 1-1. Saat pertandingan ke-14 ini sepertinya akan berakhir imbang, pemain yang baru masuk di menit ke-64, Wawan Febrianto, mencetak gol lewat sepakan melengkung yang tak mampu dijangkau kiper Persija Andritany Ardhiyasa dan gol itu tercipta menit ke-92, satu menit jelang laga usai karena ada tambahan waktu tiga menit dari waktu normal.
Pemain Borneo FC Sihran Amarullah mendapat kartu merah di menit 93 karena mentekel penyerang Persija Riko Simanjuntak.
Kemenangan ini merupakan quattrick alias jadi yang keempat secara beruntun bagi Borneo FC dan hanya kebobolan satu gol dari empat pertandingan tersebut, sisanya, mencetak enam gol. Borneo FC ada di posisi ketujuh klasemen sementara sementara Persija Jakarta tertahan di tangga ke-10.
“Pertandingan yang sulit dan diperlukan kerja keras dari seluruh pemain hingga menit akhir untuk memastikan kemenangan ini, salut untuk mereka semua, apresiasi yang luar biasa kepada seluruh pemain untuk perjuangan mereka melawan Persija,” kata Ahmad Amiruddin, asisten pelatih Borneo FC usai pertandingan.
Pelatih Persija Angelo Alessio menjelaskan keberhasilan Borneo FC membalikkan keadaan karena lawan memiliki tenaga lebih banyak.
Semua tak terlepas dari adanya perbedaan waktu jeda antara Persija dan Borneo FC dari pertandingan sebelumnya. "Jadwal yang sulit buat Persija karena kami hanya memiliki waktu pemulihan empat hari sedangkan Borneo FC enam hari," dalih Alessio dilansir dari laman goal.com. "Tetapi, hasil itu harus kami terima dan sekarang tim harus kembali fokus ke pertandingan berikutnya," imbuhnya.
Editor: Aspian Nur