Dua gol kemenangan Pesut Etam dicetak via penalty menit ke-23 setelah Sendy Ferizal menyentuh bola dengan tangan di area terlarang. Francisco Torres maju sebagai algojo mampu menaklukkan Dwi Kuswanto. Skor 0-1 bertahan hingga turun minum.
Dibabak kedua, Laskar Joko Tingkir bermain lebih impresif namun lupa menjaga ketat daerah pertahanan.
Hasilnya, anak asuh Iwan Setiawan ini pun kembali kebobolan menit ke-74. Lepas dari jebakan offside, pemain sayap kanan Borneo FC Rifat Marasabessy berhasil solo run ke kotak penalty lawan dan melakukan cut back kepada Terens Puhiri yang langsung melakukan tendangan dengan keras berbuah gol.
Hingga laga usai tak ada lagi gol yang tercipta. Kemenangan ini membuat Pesut Etam baik ke posisi tujuh klasemen sementara.
Tim asuhan Risto Vidakovic mengoleksi 19 poin dari 13 laga dan ini jadi kemenangan ketiga beruntun setelah pada akhir Series 2 mengalahkan PSIS Semarang 1-0 dan diawal Series 3 menumbangkan Persipura Jayapura juga dengan skor 1-0. Perlahan namun pasti Borneo pun merangkak naik ke papan atas.
Namun mereka bakal menghadapi laga sulit di pekan ke-14 karena Persija Jakarta sudah menunggu pada 29 November pekan depan.
Sementara Persela untuk sementara tertahan di posisi 13 klasemem sementara dengan 12 poin. Posisi mereka terancam digeser oleh Barito Putera yang punya koleksi poin sama namun belum bertanding.
Editor: Aspian Nur