Borneo FC Sudah Evaluasi Kekurangan Jelang Laga Kontra Bali United
1 menit baca298 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Kekalahan pertama harus dirasakan skuat Borneo FC di Liga 1 musim 2021/2022 dalam pekan kedua menghadapi Persik Kediri, kampiun Liga 2 musim lalu Jumat (10/9) malam lalu di Stadion Pakansari Bogor.
Penampilan Javlon Guysenov dkk berbeda dengan saat laga perdana menghadapi Persebaya Surabaya dimana Pesut Etam saat itu menang 3-1.
Menguasai jalannya pertandingan hingga 63 persen namun tak mampu mencetak gol, justru Borneo kebobolan 9 menit jelang laga berakhir. Pertahanan ketat Macan Putih yang memasang lima bek sejajar menjadikan Terens Puhiri, Muhammad Sihran dan pemain lainnya tak mampu membalas gol lawan.
“Kami kalah, tapi kami harus bangkit dari laga ini. Sebenarnya kami sudah mempunyai rencana untuk bisa menang di pertandingan melawan Persik tapi semuanya tak berjalan sesuai keinginan,” kata pelatih Borneo FC Mario Gomez dilansir dari laman resmi Borneofc.id.
Terpisah, asisten pelatih Borneo FC Ahmad Amiruddin mengaku, kekalahan atas Persik memberikan banyak pelajaran
kepada pemain dan tim pelatih sudah melakukan evaluasi. “Evaluasi sudah kami lakukan. Kami sudah tahu apa yang menjadi kekurangan dan kami ingin dari hasil evaluasi, kesalaha tersebut tak terulang kembali,” ujar Amir.
Persik memberikan pengalaman dan pelajaran sangat berarti sekaligus membuktikan jika tak ada lawan mudah di Liga 1 musim ini apalagi seluruh pertandingan dimainkan di tempat netral.
“Kompetisi masih panjang, jadi kekalahan atas Persik jadi pelajaran bagi kami dan pengingat jika ingin meraih impian harus lebih kerja keras,” tegasnya.
Setelah kekalahan dari tim promosi itu, pemain langsung menjalani recovery dan bersiap menjalani laga ketiga Jumat (17/9/2021) sore nanti menghadapi Barito Putera.
“Pemain sudah menjalani recovery dan berharap semua pemain siap tampil melawan Bali United nanti,” tutupnya.
Editor: Aspian Nur










