"Ini bukan Bupati Cup, ini seleksi pemain. Tidak ada tim kecamatan yang kalah dan tidak ada yang menang, semuanya menang dan ini masih terus berproses, semua pemain baik yang kalah hari ini ataupun yang menang semuanya berpeluang bisa masuk di tim skuad untuk persiapan Porprov," kata Haji Nan sapaan akrabnya kepada korankaltim.com, Rabu (2/6/2021).
Setiap gelaran pertandingan yang akan dilaksanakan sebanyak 6 zona dan diikuti oleh 18 Kecamatan se-Kukar, Askab Kukar melakukan penilaian atau talent coaching terhadap masing-masing kesebelasan yang berlaga baik babak penyisihan antar zona, 6 besar hingga final.
"Kita tidak bisa main tunjuk saja untuk para pemain. Makanya lewat pertandingan seperti inilah kita bisa melihat pemain mana yang bertalenta baik dari segi teknik, kerja sama tim, mental, daya juang dan attitude nya. Semua kita nilai, bukan untuk kecamatan tapi untuk Kutai Kartanegara," terangnya.
Hal senada disampaikan Ketua Penyelenggara Selekda U-20 Askab PSSI Kukar, H Fahmi Yusuf yang menegaskan rangkaian Selekda ini masih panjang. Setelah rampung penyisihan per zona antar kecamatan, maka selanjutnya diselenggarakan babak 6 besar, semifinal hingga final.
"Tidak ada trophy pemenang semuanya adalah pemenang, karena semua kecamatan mampu berkontribusi maksimal mencetak pemain-pemain lokal yang berkualitas untuk sepakbola masa sekarang dan masa depan Kukar, terima kasih pelatih kecamatan tim official dan masyarakat yang mendukung gelaran ini," tegasnya.
Untuk diketahui dua Kecamatan yang dipastikan lolos ke enam besar, Zona I diwakili oleh Kecamatan Tenggarong dan Zona II diwakili oleh Kecamatan Muara Kaman.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan