Keputusan untuk membatalkan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 musim 2020 menurut Wildan termasuk terlambat mengingat seluruh tim sudah terlalu lama menunggu. “Memang telat karena tidak ada kepastian sama sekali padahal seluruh tim sudah menunggu selama 11 bulan," papar Wildan.
Wildan menganggap musim 2020 sudah berlalu dan menjadi kenangan, kini harus bangkit untuk menatap musim 2021 bersama skuat Pesut Etam. Wildan berharap agar kompetisi musim ini bisa berjalan lebih lancar agar euforia sepak bola di Indonesia bisa kembali hidup setelah hampir setahun tak ada aktifitas sama sekali.
PSSI dan LIB sendiri sudah menyusun jadwal bergulirnya kompetisi dalam rapat internal yang berlangsung dua hari lalu.
Liga 1 menurut rencana bergulir 11 Juni 2021 hingga 11 Maret 2022 dengan format double round robin (kompetisi penuh), home and away. Ada 306 pertandingan yang akan berlangsung selama 34 pekan dimana dalam sepekan ada sembilan pertandingan.
Ada 18 tim Liga 1 yang akan bertarung yang nantinya akan ada ada promosi dan degradasi dan berlangsung tanpa penonton. Khusus pertandingan antara Persija Jakarta, Persib Bandung,
Arema Malan dan Persebaya Surabaya dilaksanakan di tempat
netral.
untuk Liga 1 dipastikan juga berlangsung tanpa penonton mulai 26 Juni sampai 27 November 2021, dimana 24 klub dibagi 2 wilayah. Nantinya akan ada 264 pertandingan dimana tiap grup berlangsung 22 laga. Runner-up Wilayah Barat dan Runner Up
Wilayah Timur akan menjalani babak playoff untuk lolos ke Liga 1 dengan juara Wilayah Barat melawan Juara Wilayah
Timur berlaga di final dan dipastikan lolos ke kasta tertinggi sepakbola di Tanah Air tersebut. Nantinya tiga klub akan promosi ke Liga 1 2022, enam klub degradasi ke Liga 3 2022.
Editor: Aspian Nur