Selain membahas soal kompetisi, PSSI juga akan mengambil keputusan seputar jabatan pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Pusat yang saat ini dipegang Yunus Nusi.
Informasi yang beredar, Yunus akan segera didefinitifkan.
Exco Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kukar, H Fahmi Yusuf mengatakan, dirinya sangat berharap posisi Yunus bisa didefinitifkan.
“Tentu jadi suatu kebanggaan kalau ada wakil Kaltim di posisi strategis di PSSI Pusat. Saat ini sebenarnya Yunus sudah berhasil membawa nama Kaltim di pentas nasional lewat jabatannya. Tapi akan lebih bagus jika Yunus menjadi sekjen yang definitif,” katanya kepada korankaltim.com, Sabtu (16/1/2021).
Mantan Manajer Mitra Kukar ini menjelaskan, jika memang Yunus didefinitifkan dalam jabatannya saat ini, maka ia bisa saja melepas jabatannya di PSSI Kaltim. Seperti diketahui bersama, Yunus saat ini juga menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Kaltim.
Menurut Fahmi, tentu akan sulit jika Yunus harus membagi pekerjaan, totalitas dan dedikasi antara PSSI Pusat dan PSSI Kaltim. Terlebih saat ini kondisi sepak bola nasional sedang gamang karena tak turunnya izin keamanan dan keramaian dari Polri. Dan info terkini, kompetisi akan dimulai Maret-November mendatang.
“Saya pikir Yunus akan lebih bijak jika meletakan jabatannya di daerah. Karena ia akan mengemban tugas lebih besar, yakni mengurus sepakbola di level nasional. Kemampuan, kapabilitas dan fokusnya akan lebih tepat jika dicurahkan untuk sepakbola nasional," jelasnya.
"Saya secara pribadi mengenal sosok Yunus Nusi sebagai orang yang tepat untuk menjadi dan mengambil peran Sekjend PSSI Pusat," demikian Fahmi.[]
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Rusdi