Tekanan coba terus diberikan ke lini pertahanan PS TNI. Sepakan keras Patrich Wanggai juga masih menyamping dari gawang. Begitu juga sundulan Lerby Eliandry masih belum tepat sasaran.
PS TNI secara perlahan mulai memberikan ancaman mereka. Beberapa kali lini pertahan Borneo cukup kewalahan meredam aksi Manahati Lestusen dan kawan-kawan. Sundulan bek Franklin Anzite berhasil ditepis kiper Muhammad Ridho, sehingga bola hanya membentur mistar gawang. Pertandingan sengit di babak pertama masih belum berbuah gol.
Tempo permainan sedikit menurun di awal babak kedua. Borneo kembali mengambil inisiatif serangan lebih dulu. PS TNI pun terkesan mengandalkan serangan balik cepat untuk memberikan ancaman ke gawang Borneo.
Pergantian pemain dilakukan pelatih Borneo Ricky Nelson, untuk menambah daya gedor timnya. Dia memasukkan Abdul Aziz dan Sultan Samma untuk menggantikan Wahyudi Hamisi dan Jefri Kurniawan. Ancaman langsung diberikan Sultan Samma. Tapi bola hasil sundulannya masih bisa dihalau para pemain belakang PS TNI.
Tekanan demi tekanan terus dilakukan para pemain tim Pesut Etam. Namun kesolidan lini belakang PS TNI membuat mereka kesulitan untuk mencetak gol. Tendangan Flavio Beck Junior masih bisa diblok bek PS TNI. PS TNI sesekali juga memberikan ancaman. Salah satunya lewat sepakan Sansan Fauzi, namun bola masih bisa ditangkap Ridho.
Borneo membalas lewat sepakan Terens, tapi kembali masih bisa diblok kiper Teguh Amiruddin. Tim tuan rumah akhirnya berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-90, lewat gol sundulan Sultan Samma. Skor pun berubah 1-0. Pertandingan pun semakin berjalan menarik. PS TNI mencoba mengejar ketertinggalan mereka. Namun lini pertahan Borneo juga cukup solid untuk meredamnya. (gdc)