Adapun pembahasan regulasi yang dibahas dan diputuskan antara lain menyangkut regulasi dan kalender kompetisi penyelenggaraan Piala AFC U-16, Piala AFC U-19, Piala Asia AFC U-23, AFC Champions League, AFC Cup serta AFC Equipment Regulation.
Ada beberapa penyesuaian jadwal kompetisi yang dilakukan AFC yang sedianya menyiapkan berbagai opsi agar kompetisi dapat berlanjut di tahun depan dengan kondisi normal baru.
Penyelenggaraan Piala AFC U-19 yang semula dijadwalkan pada 14 hingga 31 Oktober 2020 sedianya diusulkan akan dilaksanakan pada 3 hingga 20 Maret 2021. Penunjukkan negara penyelenggara pun tidak terjadi perubahan yakni tetap digelar di Uzbekistan.
Sementara dalam pembahasan regulasi Piala AFC U-16, terdapat penyesuaian aturan terkait tahun kelahiran pemain. Jika sebelumnya peraturan tahun kelahiran pemain diatur berbeda pada babak kualifikasi dan final, yakni masing-masing kelahiran Januari 2004 untuk babak kualifikasi dan kelahiran September 2004, maka penyesuaian usia pun dilakukan hanya pada kelahiran Januari 2004 saja untuk kedua babak.
Untuk pelaksanaan babak final Piala AFC U-16 yang semula dijadwalkan pada 14 hingga 31 Oktober 2020 belum menemukan titik temu, akibat jadwal yang diajukan AFC pada awal bulan April 2021 berbenturan dengan bulan Ramadan. Penunjukkan tuan rumah pun tak berubah yakni di Bahrain sesuai dengan rencana.
“Ada beberapa putusan yang harus didiskusikan lebih lanjut terkait jadwal kompetisi terkini. Ini menjadi tantangan bagi semua anggota asosiasi untuk memberikan saran dan keputusan terbaik sehingga geliat sepak bola Asia bisa berjalan kembali” tambah Endri. (*)
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di pssi.org hari Kamis 12 November 2020 dengan judul Exco PSSI Jelaskan Hasil AFC Competition Comittee Meeting