Dikatakannya, protokol kesehatan harus terus dijalankan dan diperketat dua pekan menuju bergulirnya kembali kompetisi. Apalagi di kompetisi nanti, PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga menerapkan regulasi yang sangat ketat terkait masalah protokol kesehatan ini.
“Dokter tim Borneo FC juga setiap hari datang ke mes untuk memantau kesehatan pemain. Selain itu, pemberian vitamin diberikan untuk menjaga imun tubuh pemain. Alhamdulillah sampai saat ini dan semoga selamanya, pemain dalam kondisi sehat. Yang pasti kami selalu mengingatkan pentingnya protokol kesehatan,” sebut Amir
Sementara gelandang Sultan Samma mengungkapkan bagaimana protokol tersebut dijalankannya. “Kalau soal protokol kesehatan, kami terus menjalankannya. Sebelum latihan kami memakai masker dan kami selalu menggunakan hand sanitizer sebelum latihan. Dan yang terpenting adalah, kami sudah menjalani swab test dan hasilnya negatif,” ujar Sultan.
Sultan sendiri menjadi salah satu pemain yang langsung pulang ke rumah setelah latihan. Namun ia mengatakan tak ada larangan dari pelatih dan manajemen untuk tidak keluar rumah. Sebagai pemain profesional, Sultan menegaskan menjaga kesehatan sendiri sudah menjadi tugas pemain.
“Pelatih bukan polisi yang melarang pemain untuk keluar rumah. Tinggal kesadaran masing-masing saja untuk menjaganya. Sebab kalau kita tertular, maka itu akan menulari pemain lain dalam tim dan keluarga sendiri,” sebut Sultan. (*)
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di borneofc.id hari Jumat 18 September 2020 dengan judul Skuat Pesut Etam Perketat Protokol Kesehatan