Sebelum menjadi pelatih, ia merupakan pemain di Tim Nasional Austria. Alfred yang berposisi sebagai penyerang ini, tercatat 4 kali tampil untuk Tim Nasional Austria, yang diawali debut ketika negaranya melawan Hungaria, pada April 1975.
Ia mengawali karir, sebagai pemain sepak bola di klub lokal Austria yaitu FK Austria Wien dan kemudian ia memutuskan untuk meninggalkan Austria untuk bermain di klub Belgia Sint-Truiden pada usia ke 22 tahun. Setelah itu, ia bermain selama 8 musim dalam Jupiler League (2 musim dengan Sint-Truiden, 2 musim dengan Royal Antwerp dan 4 musim bersama Standard Liège), kemudian Riedl sempat menikmati bermain untuk FC Metz di Prancis.
Dia kembali ke Austria setelah setengah musim untuk bermain di Grazer AK dan kemudian bermain untuk Wiener Sportclub dan VfB Admira Wacker Mödling. Dia menyelesaikan musim dengan gemilang setelah meraih dua kali gelar sebagai pencetak gol terbanyak di Jupiler League.
Di Indonesia, ia melatih Tim Nasional sejak April 2010. Ia resmi dikontrak oleh PSSI selama 2 tahun untuk bertugas sebagai Pelatih bagi Timnas Indonesia Senior dan Timnas Indonesia U-23.
Sayangnya, Riedl sempat diberhentikan oleh PSSI sebagai pelatih, pada 13 Juli 2011. Riedl kemudian, diangkat menjadi pelatih timnas Laos U23 pada ajang sea games 2011 yang berlangsung di Indonesia kemudian setelah perhelatan sea games selesai kontrak Riedl juta tidak diperpanjang oleh team Laos akhirnya Riedl menangani tim Vise. Baru pada akhir tahun 2013 Riedl ditunjuk kembali menjadi pelatih kepala timnas Indonesia menggantikan pelatih sebelumnya Jackson F Tiago sampai tahun 2016.
Dan pada tahun itulah, Riedl berhasil membawa Timnas Indonesia menjadi runner-up Piala AFF 2016. Tetapi setelah kontraknya habis, PSSI tidak memperpanjang kontrak Riedl dan PSSI menunjuk pelatih asal Spanyol Luis Milla Aspas untuk menukangi timnas Indonesia.[]
Editor : Rusdianto
Sumber : di olah dari berbagai sumber