"Fokus utama saat ini memang menguatkan pertahanan. Sambil meningkatkan fisik pemain. Kami selalu ingin ambil poin penuh di setiap pertandingan. Jadi, tidak mengandalkan pertahanan saja," jelas sosok yang disapa Amir itu seperti dikutip dari situs klub.
Sebelum Liga 1 2020 dimulai 1 Oktober nanti, Borneo juga merencanakan laga uji coba untuk membuat tim kembali merasakan atmosfer pertandingan. Persib Balikpapan sempat menawarkan, namun Borneo belum memastikan. "Nanti akan ada agenda uji coba. Kami bisa ukur seberapa jauh peningkatan yang dialami pemain. Mulai fisik hingga pemahaman taktik. Semoga tidak ada kendala," pungkas Amir.
Sementara itu, gelandang veteran Sultan Samma menikmati persiapan tim ini kendati memang terasa berat. Materi latihan fisik memang lebih menguras tenaga, namun Samma menilai hal seperti ini sudah biasa. "Alhamdulillah, perkembangannya bagus. Apalagi untuk mengembalikan fisik dan stamina setelah libur panjang," kata mantan pemain Persiba Balikpapan itu. "Saya pikir di klub lain juga menerapkan hal yang sama. Fisik setiap pemain pasti belum ideal karena lama tidak berlatih berat," tandas sosok berusia 34 tahun tersebut.
Sebelum Liga 1 dihentikan, Borneo sudah menjalani tiga pertandingan dan mampu memperoleh dua kemenangan. Mereka membuka kampanye musim ini dengan kekalahan tipis dari Persija Jakarta. Lalu tim yang kala itu masih dilatih oleh Edson Tavares mampu mengumpulkan enam poin dengan mengalahkan Persela Lamongan serta tim kuat Persipura Jayapura. Borneo pun duduk di posisi dua klasemen.
Tim asal Samarinda ini direncanakan bakal bermarkas di Stadion Maguwoharjo, Sleman, selama Liga 1 2020. Itu lantaran, Liga 1 musim ini digelar secara terpusat di Pulau Jawa demi mengurangi mobilitas tim peserta karena pandemi virus corona. (*)
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di borneofc.id hari Senin 7 September 2020 dengan judul Selain pertahanan, ketahanan fisik pemain juga jadi fokus jajaran pelatih Borneo FC.