Mereka akan melaksanakan training camp selama 50 hari. Sebelum berangkat, pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong secara tegas mengatakan tidak akan segan untuk mencoret pemainnya, meski berada di Eropa. Shin tidak ingin ada satu pun pemain yang tidak bersungguh sungguh dalam menjalani program.
Pernyataan ini disampaikan pelatih asal Korea di Jakarta, Jumat sore, usai memimpin tim berlatih bersama. "Tidak menutup kemungkinan pemain dipulangkan jika tidak bisa mengikuti latihan ini dengan baik. Mereka bisa ke Eropa karena pajak rakyat Indonesia, jadi mereka harus punya rasa tanggung jawab. Jika latihan tidak serius maka pasti akan dipulangkan,” kata Shin Tae-yong.
Selama tiga pekan pemusatan latihan di Jakarta, Shin telah mencoret sebelas pemain, termasuk beberapa mantan pilar Timnas U-16 era Fakhri Husaini.
Meski menuai pro dan kontra, Shin mengaku tidak menutup pintu untuk para pemain yang tidak dibawa ke Kroasia, untuk mengenakan jersey merah putih.
Adapun selama pemusatan latihan di Jakarta, tim pelatih menilai fisik, stamina serta agresivitas para pemain mengalami perkembangan yang cukup pesat.
Seperti diketahui, Shin Tae-yong melakukan pencoretan lagi jelang keberangkatan Garuda Muda ke Kroasia. Dua pemain dicoret yaitu Serdy Ephy Fano dan Ahmad Afhridrizal karena tidak disiplin, terlambat datang latihan 10 menit.
Serdy Ephy Fano mengakui kesalahannya atas tindakan indisipliner yang diperbuat. Pemain yang kini membela Bhayangkara FC itu, menyesal karena kesempatan untuk mengikuti pemusatan latihan di Eropa sirna.
Padahal sebelumnya, Serdy sudah masuk ke dalam 30 nama yang di mana punya prospek cerah untuk diikutsertakan di Piala Dunia U-20 2021. Pemain asal Ternate daftar rombongan setelah mampu menyingkirkan Sutan Zico salah satunya.
"Saya akui kesalahan saya. Ini adalah pelajaran yang sangat berharga untuk saya dan karier saya. Lima belas menit bisa mengubah segalanya dan saya pun telah meminta maaf secara langsung kepada coach Shin Tae-yong. Semoga kesempatan membela timnas belum tertutup dan untuk teman-teman yang akan TC di Kroasia, semoga kalian sehat dan sukses selalu," ujar Serdy.
Pemusatan latihan di Kroasia direncanakan akan berlangsung selama 30 hari. Setelah itu, Bagas Kaffa dan kawan-kawan direncanakan akan melanjutkan pemusatan latihan antara di Spanyol, Portugal, atau Turki sembari menunggu perkembangan tentang Piala Asia U-19 2020 di Uzbekistan pada Oktober mendatang yang dikabarkan ditunda.
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di kompas.com hari Minggu 30 Agustus 2020 dengan judul Tak Segan Copot Pemain Timnas, Shin Tae-yong: Bisa ke Eropa karena Pajak Rakyat, Harus Tanggungjawab