Asisten Manajer Mitra Kukar Nor Alam membenarkan hal tersebut ketika dikonfirmasikan Koran Kaltim, kemarin. Herwin dipastikan menjadi skuat Mitra Kukar di sisa kompetisi Liga 1 dengan status permanen, bukan pinjaman. “Dia sudah dikontrak,” katanya singkat.
Herwin didatangkan untuk menambal kekurangan pemain diposisi bertahan. Sepanjang putaran pertama lalu lini belakang memang mendapatkan sorotan tajam karena kerap kebobolan, baik pada saat partai kandang maupun kandang. Akibatnya, Mitra mendapatkan predikat tim paling kebobolan di Liga 1, dengan 32 gol, terbanyak dari tim lainnya.
“Dari evaluasi manajemen, lini belakang paling rawan. Kita sudah kehilangan Dedi Gusmawan sejak awal musim, itu sangat menyulitkan kita. Jadi kita perlu tambahan pemain disektor ini,” ungkapnya. Namun Alam tidak mengungkapkan siapa pemain yang bakal tergusur.
Ketika ditanya seputar posisi penjaga gawang, Alam ternyata tidak mau berbicara lebih. Dia memilih diam dan meminta wartawan media ini untuk sabar. “Nanti juga akan tahu apakah kita akan menambah kiper atau tidak. Manajemen masih membahas ini,” pungkasnya.
Alam juga enggan berkomentar seputar mundurnya Jafri Sastra dari kursi kepelatihan. Namun mantan penyerang sayap Mitra Kukar ini mengucapkan terima kasih atas kerjasamanya selama ini antara Jafri sastra dengan Mitra Kukar. “Terima kasih untuk Coach Jafri. Prestasi yang diberikan untuk Kukar selama ini tidak akan kami lupakan,” pungkasnya. (ale)