Sudjarno mengatakan LIB telah melakukan kajian teknis terkait opsi kelanjutan kompetisi seusai dengan perkembangan terkini Covid-19 di Indonesia. Ia juga melakukan pembicaraan dengan klub terkait opsi perubahan regulasi, serta home base jika kompetisi lanjutan digelar terpusat di pulau Jawa.
"Kami juga memaparkan agenda kompetisi seperti kapan dimulainya dan kapan pekan terakhirnya dengan ada jeda pertandingan Timnas Indonesia di event internasional. Tak hanya Liga 1, kami juga buatkan skema untuk kompetisi Liga 2 dari babak penyisihan hingga final," ucap Sudjarno.
Meski demikian, keputusan waktu dimulainya kelanjutan Liga 1 dan Liga 2 2020 akan ditetapkan dalam rapat Komite Eksekutif PSSI.
Sebelumnya PSSI juga telah melakukan diskusi secara virtual dengan seluruh tim Liga 1, Liga 2, Asosiasi Pelatih Sepak bola Seluruh Indonesia (APSSI) dan Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI). Termasuk di antaranya membahas formula pembayaran gaji pemain dan pelatih di masa pandemi Covid-19.
Sementara itu, anggota Exco PSSI Yoyok Sukawi menyebut ada kemungkinan lanjutan kompetisi menggunakan format baru Liga Vietnam. "Yang selama ini kami pelajari dari Jepang. Kami berusaha mengadopsi format liga dari Jepang. Tapi saya baru tahu, yang Vietnam ini bagus juga. Nanti akan kami bahas dan diskusikan lagi sebelum diputuskan PSSI," kata Yoyok.
Vietnam melanjutkan kompetisi sejak pekan lalu dengan mengubah format dari kompetisi penuh menjadi tiga tahapan. Pertama, melanjutkan jadwal hingga putaran pertama berakhir. Setelah itu, sebanyak 14 kontestan akan dibagi dua grup. Delapan tim teratas tergabung di Grup A yang akan memperebutkan juara. Sementara enam tim terbawah tergabung di Grup B menentukan siapa yang akan terdegradasi.
Perubahan format dan percepatan waktu kompetisi yang dilakukan Vietnam ini dipercaya dapat mengurangi pengeluaran klub. "Ini bagus sekali dikurangi bebannya, dikurangi jumlah pertandingan. Tapi kami juga harus komunikasi dulu dengan sponsor dan hak siar. Jadi tanya dulu mau tidak, dan itu butuh waktu. Itu sedang dipersiapkan dan jadi perhatian khusus Ketum [Ketua Umum PSSI, Mochammad Iriawan]," sebutnya. (*)