Dimenit ke 40 tim Naga Mekes lagi-lagi berhasil membobol gawang PSIS. Kali iniaktor utamanya kembali Hendra Adi Bayauw dengan membukukan namanya di papn skor. Kedudukan pun berubah 3-0 untuk Mitra Kukar.
Memasuki babak kedua PSIS beberapa kali berusaha untuk menyerang dengan membobol gawang Mitra Kukar tetapi selalu ditepis penjaga gawang Yoo Jae-hoon, sebaliknya Mitra juga melakukan serangan-serangan yang membahayakan gawang PSIS.
Nah, pada penambahan waktu 2 menit PSIS berhasil mencetak gol pada menit 90+2 yang dipersembahkan oleh Aldaeir Makatindu sehingga kedudukan skor menjadi 3-1 untuk skor akhir.
Pelatih Mitra Kukar FC Rafael Berges Marin menilai anak asuhnya sudah bermain dengan baik meski masih terlihat keletihan karena kurangnya masa recovery yang cukup. Tidak hanya punggawa Mitra Kukar saja, Rafael juga hal serupa menimpa PSIS.
“Kedua tim terlihat lelah, karena kurangnya recoveri. Walaupun terlihat cepek mereka (pemain Mitra Kukar, Red.) bermain bagus dan saya sangat senang dengan permainan tadi. Tetapi saya berharap mereka bisa maksimal saat melawan Arema nanti, sehingga kami akan fokus dengan recoveri dan untuk bisa lolos harus menang,” bebernya.
Sedangkan sayap Mitra Kukar, Dedi Hartono, menilai kemenangan kemarin sore sangat penting bagi tim yang dibelanya, karena tambahan tiga poin membuat peluang Mitra Kukar untuk lolos ke babak berikutnya.
“Bersyukur dengan hasil sore ini. Di pertandingan terakhir kita harus maksimal agar bisa lolos ke babak berikutnya,” ungkapnya.
Terpisah, Pelatih PSIS Subangkit mengatakan dirinya tak mencari alasan atas kekalahan tersebut. Tetapi Ia mengakui hanya saja para pemainnya tersebut kelelahan, sehingga para pemian enggan untuk lari.
“Bukan mencari alasan, tetapi memang kalau melihat permainan di babak pertama itu mereka terlihat sekali kelelahan dan enggan untuk berlari. Tetapi dibabak kedua permainan mereka lebih bagus dan berhasil mencetak gol di tambahan menit terakhir,” ujarnya.
Untuk laga terakhir nanti dirinya mengaku harus siap baik fisik maupun mental saat berhadapan dengan tuan rumah Borneo FC.
“Pastinya untuk laga terakhir ini akan lebih berat melawan tim tuan rumah Borneo FC, apalagi didukung dengan banyak suporter sehingga siap tidak siap harus siap, ya kalau mau lolos harus menang,”pungkasnya. (rgn)