“Pertandingan sulit bagi kami. Tim ini tim sedikit demi sedikit (permainannya, Red.) membaik bagus tapi punya maslah di fisik. Tapi kami bisa melakukan penguasan bola dimenit akhir,” ujarnya.
Sementara itu, Pelatih Kepala Kalteng Putra FC Kas Hartadi menilai tim yang dilatihnya hanya kurang beruntung saja dari Mitra Kukar. Padahal Taufik Kasrun dan kawan-kawan bisa mengimbangi permainan Naga Mekes.
“Terima kasih untuk pemain yang sudah kerja keras, kami bisa mengimbangi mitra kukar meski kita kalah,” ujarnya.
Mantan pelatih Sriwijaya FC ini mengungkapkan kalau lemahnya penyelesaian akhir lini depan Kalteng Putra. Menurutnya banyak peluang yang tercipta namun tidak ada satu pun berbuah gol. “Banyak peluang tapi penyelesaian akhir kurang,” ungkapnya.
Kas Hartadi juga menilai fisik menjadi masalah utama tim kesayangan warga Kalteng ini. Bagaimana tidak, persiapan yang dilakukan sangat singkat, hanya empat hari saja menjelang kick off Piala Presiden 2018.
“persiapan hanya 4 hari, dilaga kedua memang kurang dalam fisik. Tapi kuncinya pada kebersamaan, kekompakan dan kekeluargaan. Semua mau kerja meski persiapan 4 hari,” pungkasnya.
Kemenangan tersebut membuat pelaung MItra Kukar untuk lolos ke Babak 8 besar menjadi terbuka lebar. Kini Bayu Pradana dan kawan-kawan mengoleksi 6 poin dari dua kemenangan beruntun.
Mitra menggeser Barito Putra dengan nilai 4 dari peringkat pertama, yang dimana beberapa jam sebelumnya mampu mengalahkan Martapura FC dengan skor 4-2. (ale)