“Akan tetapi, kami juga kebobolan banyak sekali. Kami berharap hal ini tidak terulang lagi dan pelatih baru bisa membuat tim memeragakan transisi yang baik antara menyerang dengan bertahan,” ujar sang patron menambahkan.
Endri mengaku kalau selama ini dirinya banyak ditodong pertanyaan dari kuli tinta terkait masalah tersebut. “Sebelum ini banyak sekali pertanyaan soal kapan Mitra Kukar menentukan pelatih untuk musim 2018. Manajemen memang berhati-hati menunjuk pelatih karena pengalaman dua tahun ke belakang di mana prestasi tim kurang memuaskan. Kami baru menentukan pilihan terbaik sekarang ini dengan hadirnya Berges,” ungkapnya.
Sepanjang karier kepelatihannya, Berges seolah merupakan spesialis klub kasta kedua dan ketiga Liga Spanyol. Namanya sempat melambung ketika menukangi kontestan Segunda A, Cordoba CF, pada musim 2012-2013.
Ketika itu, Cordoba memang hanya dibawa ke papan tengah klasemen. Berges pun diberhentikan dari tugasnya sebelum musim berakhir. Hanya, ia sempat membuat penikmat sepak bola Spanyol terkejut berkat pencapaian Cordoba di Copa del Rey.
Pada babak 32 besar ketika itu, Cordoba sukses menghentikan langkah wakil La Liga Real Sociedad, dengan agregat 4-2. Langkah Cordoba langsung terhenti di babak berikutnya. Wakil Andalusia ini kalah telak dari tim raksasa Barcelona dengan agregat 0-7.
Melihat rekam jejaknya, kapten Mitra Kukar, Bayu Pradana, menyambut positif kehadiran sang pelatih anyar. “Selama dua tahun terakhir, Mitra cuma bisa jadi tim medioker. Semoga dengan datangnya pelatih baru, Mitra bisa lebih baik dan bersaing di papan atas musim depan. Kami ingin lebih baik dibanding tahun lalu, bahkan semoga bisa juara,” tutur Bayu.
Terpisah, Berges mengaku senang bisa bergabung dengan Mitra Kukar. “Saya senang ada di sini, bersyukur pada Mitra atas kesempatan bekerja di Indonesia. Target utama adalah agar kami bisa memeragakan filosofi permainan sendiri, yakni memainkan sepak bola yang indah dan mengutamakan penguasaan bola,” ucap Berges.
Saya juga ingin membawa tim ini memenangi banyak pertandingan, menjadi tim yang kompetitif, dan membuat suporter senang,” kata dia menambahkan. (bsc)