“Kalau yang mengambil formulir ada 12 orang. Kepastian diperpanjang atau tidak menunggu hasil rapat Sabtu besok (hari ini),” kata Wakil Ketua Bidang Komunikasi Politik Agitasi dan Propaganda PDIP Agus Salim.
Agus menuturkan, empat kader eksternal yang mengembalikan formulir adalah Rita Widyasari (Bacagub Golkar), Syaharie Jaang (Bacagub Demokrat), Isran Noor (mantan bupati Kutai Timur) dan Rusmadi (Sekprov Kaltim). Sisanya adalah kader internal yakni Siswadi, Emir Moeis, Awang Ferdian Hidayat, Suriansyah dan Zuhdi Yahya.
“Tiga yang belum kembalikan formulir adalah Yusran Aspar, Ismail Thomas dan Agus Musthopa,” tutur Agus.
Tahapan selanjutnya yang akan berjalan adalah proses seleksi administrasi. Namun, Agus masih menunggu hasil rapat tim penjaringan dulu. Tim nantinya akan mengambil keputusan, apakah sembilan nama yang sudah mengembalikan berkas itu sudah cukup untuk diproses. Komunikasi dengan DPP akan dilakukan ketika rapat berlangsung. Pendapat DPP akan sangat menentukan.
PDIP, kata Agus Salim, dalam proses penjaringan sangat bergantung dengan keputusan DPP. Apalagi untuk even berskala provinsi seperti Pilgub Kaltim. DPP akan menentukan bakal calon yang namanya dibawa untuk direkomendasikan. Nantinya, DPP juga yang akan berperan untuk menentukan nama rekomendasi yang akan dijadikan calon gubernur.
“Rantai komandonya tegak lurus,” ungkapnya.
Untuk diketahui, pendaftaran Bacagub dan Bacawagub PDIP menjaring satu nama baru, yakni Rusmadi. Sebelumnya, Rusmadi memang kerap disebut akan ikut bertarung di Pilgub Kaltim. Rusmadi adalah Sekprov Kaltim. Dia mendapat dukungan penuh dari Gubernur Awang Faroek Ishak. (sab)