Selasa, 22/09/2026
Selasa, 22/09/2026
Jasad seorang pria yang ditemukan di perairan Sungai Mahakam saat dievakuasi oleh tim Inafis Polresta Samarinda (Adnan Abdul/korankaltim.com)
Selasa, 22/09/2026

Jasad seorang pria yang ditemukan di perairan Sungai Mahakam saat dievakuasi oleh tim Inafis Polresta Samarinda (Adnan Abdul/korankaltim.com)
Penulis: Adnan Abdul
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Bau amis dari arah Sungai Mahakam membuat sejumlah warga di kawasan tambatan kapal PT Rezeki Abadi Jalan Untung Suropati, Kelurahan Karang Asam Ilir, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda merasa penasaran Senin (21/9/2026) malam tadi dan rasa penasaran itu berujung pada penemuan jasad seorang pria yang mengambang dipermukaan sungai.
Jasad tersebut ditemukan sekitar pukul 21.00 WITA dalam posisi terlentang. Warga yang melihat dan menemukan jasad itu langsung melaporkannya kepada petugas. Informasi penemuan juga diteruskan melalui jaringan relawan ITS.
Jayus, warga Gang Kucaka menjadi orang yang mengetahui keberadaan jasad tersebut dan mengaku sempat mengira benda yang mengambang di sungai itu merupakan boneka. “Saya kira awalnya seperti boneka. Setelah dilihat, ternyata mayat. Tangannya kelihatan,” ujar Jayus.
Pria yang sehari-hari beraktivitas sebagai pemancing itu mengatakan, kecurigaan muncul setelah dirinya mencium bau amis dari arah sungai. Bersama warga lainnya, ia kemudian memastikan benda yang terlihat mengambang tersebut. “Memang sudah curiga karena ada bau amis. Tapi kita tidak tahu kalau ternyata ada jenazah,” ungkap pria 56 tahun itu.
Personel Polresta Samarinda yang tiba di lokasi kemudian melakukan pemeriksaan awal. Jasad diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan rambut gondrong. Saat ditemukan, jasad mengenakan baju abu-abu dan celana pendek berwarna putih. Polisi tidak menemukan kartu identitas maupun KTP pada tubuh korban.
Pamapta I Polresta Samarinda Ipda Sofian Adi Cahyono mengatakan, pemeriksaan awal tim Inafis belum menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Diduga informasi sebelumnya adalah orang yang diduga mencuri kemudian dikejar sampai lari ke sungai,” ungkap Sofian.
Jasad kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda untuk pemeriksaan lebih lanjut. Proses identifikasi dilakukan untuk mengetahui identitas jasad sekaligus memastikan penyebab kematiannya.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera menghubungi Tim Inafis Polresta Samarinda. “Bagi masyarakat yang kehilangan keluarganya, bisa menghubungi tim Inafis Polresta Samarinda,” pungkasnya.
Penemuan jasad pria itu kemudian dikaitkan dengan hilangnya seorang pria yang diduga mencuri di kawasan perusahaan Unit Traktor, Kelurahan Loa Bakung. Saat aksinya diketahui warga pria itu melarikan diri dan memilih menceburkan diri ke Sungai Mahakam pada Sabtu (20/9/2026) malam akhir pekan lalu. Warga sempat berupaya menolong dengan melemparkan sebatang kayu untuk dijadikan pegangan, tetapi jaraknya terlalu jauh.
Upaya penyisiran di sepanjang aliran Mahakam dilakukan petugas bersama relawan dengan menggunakan perahu cepat. Meski pencarian terus dilakukan pada malam kejadian, keberadaan pria tersebut masih belum diketahui.
Temuan jasad pria tersebut kini menjadi petunjuk baru dalam pencarian pria yang sebelumnya menceburkan diri ke Sungai Mahakam. Kemiripan sejumlah ciri fisik dan pakaian membuat polisi turut mencermati kemungkinan adanya keterkaitan kedua peristiwa tersebut.
Namun polisi belum dapat memastikan identitas jasad tersebut. Hasil pemeriksaan dan identifikasi masih ditunggu untuk memastikan apakah jasad yang ditemukan di kawasan Sungai Kunjang merupakan pria yang sebelumnya menceburkan diri ke Sungai Mahakam.
Editor: Aspian Nur
Selasa, 22/09/2026
Jasad seorang pria yang ditemukan di perairan Sungai Mahakam saat dievakuasi oleh tim Inafis Polresta Samarinda (Adnan Abdul/korankaltim.com)
TERPOPULER