Kamis, 17/09/2026
Kamis, 17/09/2026
Tangkapan Layar Video simulasi keributan di APT Pranoto Samarinda viral di media sosial. (Foto: Istimewa)
Kamis, 17/09/2026

Tangkapan Layar Video simulasi keributan di APT Pranoto Samarinda viral di media sosial. (Foto: Istimewa)
Penulis: Ayu Norwahliyah
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Pengelola Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I APT Pranoto Samarinda memberikan klarifikasi terkait beredarnya video di media sosial yang memperlihatkan keributan di area bandara, Kamis (17/9/2026).
Kepala UPBU Kelas I APT Pranoto Samarinda, I Kadek Yuli Sastrawan memastikan orang-orang dalam video viral tersebut bukanlah penumpang yang terdampak penundaan penerbangan, melainkan para pemeran (talent) dalam persiapan simulasi.
“Itu simulasi kami untuk besok. Tadi itu talent-talent semua,” kata Kadek.
Dijelaskannya, simulasi ini diselenggarakan atas kerja sama dengan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Samarinda serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan terkait aspek keamanan dan keselamatan penerbangan.
Kegiatan ini dirancang untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, seperti aksi demonstrasi penumpang hingga situasi darurat lainnya.
Kemudian, hal ini juga ditujukan untuk menguji tiga elemen utama, yakni komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antarinstansi.
Skenario yang disiapkan tidak hanya berfokus pada gangguan keamanan, tetapi juga menguji kesiapan penanganan kecelakaan pesawat.
Dalam pelaksanaannya, pihak pengelola bandara menguji alur koordinasi bersama rumah sakit, dinas pemadam kebakaran, kepolisian, Tentara Nasional Indonesia (TNI), serta unsur terkait lainnya, termasuk prosedur penanganan terhadap penumpang yang terdampak kondisi darurat.
“Simulasi itu tujuannya menguji tiga hal. Pertama, bagaimana komunikasi kita dengan pemangku kepentingan terkait. Lalu, bagaimana koordinasinya dan kolaborasinya,” tandasnya.
Editor: Erwin
Kamis, 17/09/2026
Tangkapan Layar Video simulasi keributan di APT Pranoto Samarinda viral di media sosial. (Foto: Istimewa)
TERPOPULER