Selasa, 15/09/2026

Langit Samarinda Masih Cerah, Pesawat OMC Menunggu Awan Layak Disemai

Selasa, 15/09/2026

Koordinator Lapangan OMC BNPB  Abdul Arsyad saat menjelaskan Potensi Awan hujan untuk OMC di wilayah Samarinda. (Foto: Adnan Abdul/Korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Langit Samarinda Masih Cerah, Pesawat OMC Menunggu Awan Layak Disemai

Selasa, 15/09/2026

logo

Koordinator Lapangan OMC BNPB  Abdul Arsyad saat menjelaskan Potensi Awan hujan untuk OMC di wilayah Samarinda. (Foto: Adnan Abdul/Korankaltim.com)

Penulis: Adnan Abdul 

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Terik matahari masih mendominasi langit Samarinda ketika upaya mendatangkan hujan buatan belum dapat dilakukan. Pesawat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih menunggu kemunculan awan yang memenuhi syarat untuk disemai.

Harapan datang dari prakiraan cuaca untuk periode 15-19 September ini yang mana sejumlah wilayah Kalimantan Timur diperkirakan memiliki peluang pertumbuhan awan, terutama kawasan bagian timur. Namun peluang tersebut belum otomatis menjadi kesempatan bagi tim OMC untuk menerbangkan pesawat.

Koordinator Lapangan OMC BNPB sekaligus operator PT Milan Pillery Bersatu Abdul Arsyad mengatakan, kondisi atmosfer masih menjadi pertimbangan utama sebelum penyemaian dilakukan.

“Berdasarkan prediksi BMKG untuk 15 sampai 19 September, masih ada potensi pertumbuhan awan di wilayah Kalimantan Timur, terutama bagian timur. Potensinya dapat terjadi pada siang hingga sore hari,” kata Arsyad saat ditemui Korankaltim.com di Stasiun BMKG Kelas II APT Pranoto Samarinda Selasa (15/9/2026)

Wwan yang terbentuk pada musim kemarau cenderung membawa kandungan uap air lebih sedikit. Kondisi itu membuat hujan alami yang turun berpotensi memiliki intensitas ringan.  Keberadaan awan dengan karakteristik yang sesuai menjadi kunci pelaksanaan OMC.

“Tujuan OMC ini untuk meningkatkan intensitas curah hujan. Tetapi kami bisa melakukannya kalau ada potensi awan yang dapat dioptimalkan,” tambahnya.

Dari hasil pemantauan tim menunjukkan pertumbuhan awan mulai muncul di sejumlah kawasan Kaltim bagian timur dan utara. Salah satunya terpantau di Kutai Timur. Namun, awan yang ada masih berada pada kategori rendah sehingga belum memungkinkan untuk dilakukan penyemaian.

“Di Kutai Timur sudah terdapat potensi awan, tetapi masih minim. Belum bisa disemai karena masih awan-awan rendah,” ungkap Arsyad lagi.

Sementara untuk Samarinda masih belum menunjukkan kondisi yang mendukung operasi. Langit yang relatif cerah membuat pesawat OMC belum memiliki sasaran untuk disemai. Operasi pun tidak terpaku pada waktu siang. Pesawat dapat dikerahkan kapan saja selama hasil pemantauan menemukan awan yang memenuhi kriteria.

 “Penerbangan bisa dilakukan siang dan malam. Kami menyesuaikan dengan potensi awan, apakah ada pada waktu tersebut dan bisa dioptimalkan,” paparnya.

Untuk mendukung operasi, satu unit Cessna Caravan 208B registrasi PK-SNL telah disiagakan. Pesawat memiliki jangkauan sekitar 120-140 nautical mile dengan waktu tempuh menuju wilayah sasaran sekitar satu jam.

Sebanyak enam ton natrium klorida (NaCl) juga telah tersedia sebagai bahan semai. Setiap penerbangan dapat membawa sekitar satu ton bahan. “Untuk bahan semai yang dibawa selama kegiatan sebanyak satu ton atau 1.000 kilogram NaCl,” sebutnya.

Rute penerbangan nantinya mengikuti dinamika awan dan hasil pemantauan BMKG. Tim tidak menetapkan jalur secara kaku karena sasaran OMC bergantung pada pertumbuhan awan di lapangan. “Rute menyesuaikan dengan pertumbuhan awan. Cakupannya cukup besar di wilayah Kalimantan Timur. Kalau ada potensi yang bisa dioptimalkan, kami menyesuaikan dengan arahan dan potensi dari BMKG,” pungkas Arsyad.

Editor: Aspian Nur

Langit Samarinda Masih Cerah, Pesawat OMC Menunggu Awan Layak Disemai

Selasa, 15/09/2026

Koordinator Lapangan OMC BNPB  Abdul Arsyad saat menjelaskan Potensi Awan hujan untuk OMC di wilayah Samarinda. (Foto: Adnan Abdul/Korankaltim.com)

Share

Berita Terkait