Sabtu, 05/09/2026
Sabtu, 05/09/2026
Tangkapan layar rekaman video yang beredar saat truk molen membuang isi semen di Jalan (dok.ITS)
Sabtu, 05/09/2026

Tangkapan layar rekaman video yang beredar saat truk molen membuang isi semen di Jalan (dok.ITS)
Penulis: Adnan Abdul
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA — Jumat (4/9/2026) sore kemarin, media sosial di Kota Samarinda diramaikan dengan video sebuah truk molen membawa cor semen dan berhamburan di jalanan.
Momen itu terekam di Jalan Pangeran Suryanata, kawasan Bukit Pinang, Samarinda, tepatnya di tanjakan menuju arah Tenggarong, hal mana yang membuat aparat kepolisian kemudian turun tangan Jumat (4/9/2026) sore.
Satlantas Polresta Samarinda kemudian mencari kendaraan yang diduga menumpahkan material konstruksi tersebut. Setelah kendaraan ditemukan, petugas melakukan pemeriksaan dan mengambil tindakan terhadap pengemudinya.
Kanit Turwali Satlantas Polresta Samarinda Iptu Ismail Marzuki mengatakan, penanganan kejadian itu dilakukan setelah pihaknya menerima informasi mengenai material yang berserakan di jalananan dan membahayakan pengguna jalan lain. Penindakan tersebut merupakan instruksi langsung dari Kasat Lantas Polresta Samarinda.
Menurut Ismail, truk molen tersebut sedang membawa material untuk mendukung pekerjaan konstruksi di kawasan L2, namun, ketika melewati ruas jalan yang menanjak, sebagian semen justru keluar dan meninggalkan ceceran di jalanan. “Dari informasi, kendaraan itu akan ada pekerjaan di L2 dari tanjakan di Bukit Pinang Jalan Pangeran Suryanata,” ujar Ismail saat dikonfirmasi pada Sabtu (5/9/2026)
Petugas tidak hanya meminta pihak terkait bertanggung jawab atas kondisi jalan, tetapi juga memberikan sanksi terhadap pengemudi truk molen tersebut. Material yang tercecer diperintahkan untuk segera dibersihkan agar tidak menimbulkan risiko bagi pengguna jalan lainnya.
“Kami minta mereka membersihkan semen yang berceceran di jalan tanjakan Suryanata, itu perintah atasan dan langsung ditindak dengan tilang,” tegasnya.
Kendaraan pengangkut material harus memastikan muatannya aman sepanjang perjalanan karena material yang jatuh ke badan jalan dapat membahayakan pengendara, terlebih pada ruas tanjakan yang membutuhkan kehati-hatian ekstra.
Polisi juga mengingatkan pengusaha angkutan material agar tidak mengabaikan penggunaan penutup muatan. Pasir, koral maupun material lainnya harus ditutup secara maksimal sehingga tidak berhamburan selama kendaraan bergerak. “Kalau kendaraan mengangkut material, semaksimal mungkin ditutup terpal. Kalau kendaraan pasir, koral dan sebagainya,” sebut Ismail.
Untuk kendaraan molen, pengemudi juga diminta menyesuaikan jumlah material dengan kapasitas kendaraan dan kondisi perjalanan. “Misalnya lima kubik mungkin dikurangi menjadi empat kubik dan upayakan ditutup dengan maksimal, jadi tidak ada tumpahan atau tercecer material di jalan,” ucapnya.
Satlantas memastikan kendaraan yang kembali melakukan pelanggaran serupa dapat langsung dikenai tindakan hukum berupa tilang. “Biasanya kami tindak langsung dengan tindakan tilang,” tutup Ismail.
Editor: Aspian Nur
Sabtu, 05/09/2026
Tangkapan layar rekaman video yang beredar saat truk molen membuang isi semen di Jalan (dok.ITS)
TERPOPULER