Saat didekati benda tersebut ternyata jasad seorang pria yang berada dalam posisi tertelungkup mengenakan pakaian berwarna hitam dan celana panjang. Kondisi tubuh jasad sudah mengalami pembengkakan yang mengindikasikan diperkirakan jasad telah berada di air sekitar dua hari.
Muhammad Ramadhan Saputra, pengemudi speedboat yang pertama kali melihat jasad tersebut menjelaskan dirinya sedang berkeliling di kawasan perairan Sungai Lais dan tak lama kemudian mendapat informasi dari seseorang bernama Senel mengenai adanya orang mengapung di dekat tambatan.
"Saya sedang keliling di sungai pakai speedbiat tiba-tiba ada Senel bilang ada orang mengapung di dekat tambatan," ujar Ramadhan.
Ramadhan kemudian mendekati lokasi untuk memastikan informasi tersebut dan setelah melihat lebih dekat mendapati tubuh seorang pria dalam posisi tertelungkup.
"Telungkup. Pakai baju hitam, celana panjang warna hitam. Kondisinya sudah gembung," jelasnya.
Ramadhan kemudian membawa jasad tersebut ke tepian dan mengamankannya sambil menunggu aparat yang berwenang datang ke lokasi. Jasad itu kemudian dibawa ke kawasan Tanjung Purwok 17 untuk proses penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, Pamapta III Polresta Samarinda Ipda Sofyan Adi Cahyono mengatakan, polisi telah mendatangi lokasi penemuan jasad di perairan Sungai Lais. Korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dan diperkirakan telah meninggal sekitar dua hari.
"Kami langsung ke TKP perairan Sungai Lais. Ditemukan satu jenazah, kondisinya diperkirakan sudah sekitar dua hari di sungai," kata Sofyan.
Identitas jasad hingga kini masih belum diketahui. Polisi masih menyebut korban sebagai Mr X karena kondisinya terutama bagian wajah, belum dapat dipastikan untuk proses identifikasi.
"Identitas masih Mr X, untuk penyebabnya masih dicari tahu," tambahnya.
Polisi juga belum menerima laporan orang hilang yang dapat dikaitkan dengan penemuan jasad tersebut. "Belum ada, karena jenazahnya belum kita ketahui. Mukanya pun kita belum bisa pastikan orangnya," katanya.
Jenazah selanjutnya direncanakan dibawa ke Rumah Sakit Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda untuk pemeriksaan medis dan proses identifikasi. Polisi masih mendalami penyebab kematian serta berupaya mengungkap identitas korban.
"Jenis kelaminnya laki-laki. Mengenakan pakaian warna hitam dan jeans," pungkas Sofyan.
Editor: Aspian Nur