DPPKUKM Kaltim Dorong UMKM Perluas Pasar Lewat E-Commerce
2 menit baca0 kali dibaca

Penulis: Rahmat Surya
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DPPKUKM) Provinsi Kaltim mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk memperluas pemasaran melalui platform perdagangan digital atau e-commerce.
Kepala DPPKUKM Provinsi Kaltim, Heni Purwaningsih, mengatakan perkembangan teknologi telah mengubah pola konsumsi masyarakat. Saat ini, masyarakat semakin banyak memanfaatkan marketplace untuk mencari dan membeli berbagai kebutuhan.
Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi peluang bagi UMKM untuk memperluas pasar. Karena itu, pelaku usaha tidak hanya didorong untuk memiliki legalitas seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), tetapi juga mulai memanfaatkan berbagai kanal penjualan digital.
“Sekarang masyarakat lebih banyak memanfaatkan marketplace untuk mendapatkan atau memenuhi apa yang mereka cari. UMKM kita salah satunya didorong untuk bisa masuk ke sana,” ujar Heni, Senin (17/8/2026).
Ia menjelaskan, upaya mendorong UMKM masuk ke ekosistem digital sebenarnya telah dilakukan pemerintah sejak program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dan gerakan Bangga Buatan Indonesia digalakkan. Dalam program tersebut, UMKM diarahkan agar produknya dapat masuk ke e-katalog pemerintah.
“Selain itu, para pelaku usaha juga didorong membuat akun maupun toko pada berbagai platform e-commerce untuk memperluas jangkauan pemasaran,” ucapnya.
Heni menilai, pemanfaatan e-commerce kini bukan lagi sekadar pilihan bagi pelaku UMKM. Langkah tersebut menjadi kebutuhan untuk meningkatkan pemasaran yang pada akhirnya diharapkan berdampak terhadap omzet dan penjualan.
“Kalau ada kebijakan seperti itu, saya kira tinggal mendorong dan memperkuat saja. Ini merupakan satu kebutuhan sekarang, bukan lagi pilihan, untuk meningkatkan pemasaran, omzet dan penjualan mereka,” katanya.
Selain pemasaran digital, pemerintah kata dia juga terus membuka akses UMKM terhadap pasar yang lebih luas, termasuk melalui jaringan ritel modern. Menurut Heni, berbagai kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat UMKM agar mampu bertahan dan berkembang di tengah kondisi ekonomi global.
Dirinya menyebut, UMKM relatif memiliki daya tahan dalam menghadapi tekanan ekonomi. Hal ini menjadi salah satu alasan pemerintah terus mengeluarkan berbagai kebijakan untuk mendukung sektor tersebut, mulai dari pemasaran, pembiayaan, legalitas hingga sertifikasi.
“Banyak kebijakan yang dibuat pemerintah untuk mendukung, memperkuat ataupun mengembangkan UMKM. Mau pemasaran, pembiayaan, legalitas, sertifikasi, semua ada,” tutupnya.
Editor: Erwin









